Suara.com - Komisi VI DPR RI telah menyetujui usulan dana bantuan pemerintah ke sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun, bantuan pemerintah itu berupa penyertaan modal negara (PMN), pencairan utang pemerintah ke BUMN, dan dana pinjaman.
Menteri BUMN, Erick Thohir membeberkan, penggunaan dana yang didapat sejumlah BUMN dari pemerintah. Pertama, dana PMN sebesar Rp 23,65 triliun akan digunakan Rp 7,5 triliun oleh Hutama Karya untuk menyelesaikan ruas jalan tol Pekanbaru-Padang, termasuk seksi Pekanbaru-Pangkalan sebesar Rp 4,3 triliun dan ruas Simpang Indralaya-Muara Enim sebesar Rp 3,2 triliun.
Kemudian, sebesar Rp 6 triliun akan digunakan BPUI untuk penjaminan kredit modal kerja bagi UMKM melalui Jamkrindo dan Askrindo.
Sedangkan, sebesar Rp 1,5 triliun akan digunakan PNM untuk program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) bagi perempuan prasejahtera.
"ITDC Rp 500 miliar, ini bagian penunjang infrastruktur fasilitas di Mandalika yang sudah berjalan, tapi kami enggak hanya PMN. Tapi, Alhamdulillah kemarin ITDC juga dapat pinjaman jangka panjang dari AIIB 30 tahun bunganya sangat kompetitif," ujar Erick dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI di Jakarta, Rabu (15/7/2020).
Selanjutnya, tutur Erick, dana sebesar Rp 4 triliun untuk PTPN III dan Rp 500 miliar untuk Perumnas akan digunakan sebagai modal kerja.
Sementara, Mantan Bos Klub Inter Milan ini juga menyebut pemerintah juga akan melakukan pembayaran utang kepada BUMN sebesar Rp 115 triliun yang rinciannya Hutama Karya Rp 1,88 triliun, Wijaya Karya Rp 59,91 miliar, Waskita Karya Rp 8,9 triliun, Jasa Marga Rp 5 triliun, KAI Rp 257 miliar, Pupuk Indonesia Rp 5,7 triliun, Bulog Rp 566 miliar, Pertamina Rp 45 triliun dan PLN Rp 48,46 triliun.
Dari sisi dana pinjaman, tambah Erick, sebesar Rp 3 triliun yang didapat Krakatau Steel dan sebesar Rp 8,5 triliun Garuda yang didapat Garuda Indonesia akan digunakan untuk modal kerja.
"Kita tahu banyak sekali impor-impor baja yang terus menekan pasar domestik apalagi saat ini terjadi penurunan proyek infrastruktur. Larena itu kebutuhan pinjaman modal kerja bagian restrukturisasi senilai 2 miliar dolar AS kemarin," ucapnya.
Baca Juga: Komisi VI DPR Setuju Usulan Dana Bantuan Pemerintah ke Perusahaan BUMN
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Pertamina Tambah Pasokan Energi ke Wilayah Bencana Sumatera
-
BMRI Mau Buyback Saham, Investor Disebut Dapat Angin Segar
-
ADHI Garap Proyek Pengendalian Banjir di Marauke
-
Mensos Tinjau Penyaluran BLT Kesra di Bandung, PT Pos Indonesia: Target Rampung Akhir November
-
PNM Hadirkan Program RE3 (Reduce, Re-love, Restyle) dari Karyawan untuk Masyarakat
-
Ide Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa, Mengasah Skill Sambil Menambah Penghasilan
-
MIND ID Perkuat Komunikasi Keberlanjutan demi Dukung Pembangunan Peradaban Masa Depan
-
Fundamental, PANI jadi Salah Satu Emiten Properti Terkuat di Pasar Modal
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Pekan Ini Investor Saham Lakukan Transaksi Capai Rp30 Triliun