Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan jelang akhir pekan ini Jumat (17/7/2020) dibuka melemah ke level 5.087.
Mengutip data perdagangan RTI, IHSG turun 11 poin atau 0,22 persen menuju level 5.087. Begitu juga dengan laju indeks LQ45 yang ikutan turun sebesar 3 poin atau 0,41 persen menuju level 794.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, pelemahan IHSG pada akhir pekan ini disebabkan oleh turunnya Indeks Dow Jones sebesar 0,50 persen dan turunnya EIDO sebesar 0,47 persen maka berpotensi mendorong investor melakukan profit taking dalam perdagangan Jumat ini.
Sementara itu, kondisi penutupan harga komoditas cukup beragam dimana Nikel, Oil, Emas dan Coal mengalami kejatuhan tetapi harga Timah dan CPO tetap mempertahankan tren penguatannya.
"IHSG berpeluang terpapar profit taking dalam perdagangan Jumat ini ditengah secara valuasi banyak saham sangat menarik untuk dibeli," kata Edwin dalam analisanya.
Dirinya merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BOW atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari sektor Rokok, Otomotif, Konsumer, Retail, CPO, Semen, Oil dan Bank dalam perdagangan Jumat.
"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5.059 - 5.143 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah GGRM ASII INDF MAPI AALI ERAA INTP ICBP MEDC BBRI," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?