- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pencairan anggaran pengadaan mobil Koperasi Desa Merah Putih dilakukan setelah melalui proses audit.
- ICW mengungkap dugaan penggelembungan harga mobil pikap senilai Rp61 juta hingga Rp69 juta per unit dalam program tersebut.
- Kementerian Keuangan hanya membayar cicilan kepada koperasi yang telah diaudit oleh BPKP guna menjamin keamanan penggunaan dana negara.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi soal dugaan penggelembungan anggaran (markup) mobil pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih atau KDMP) hasil temuan Indonesian Corruption Watch (ICW)
Menkeu Purbaya menyebut kalau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hanya akan mencairkan anggaran pengadaan mobil Kopdes Merah Putih jika memang sudah melalui proses audit.
"Itu kan nanti diaudit. Saya bayar yang diaudit saja," katanya di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, dikutip Rabu (15/7/2026).
Apabila proses audit selesai, maka PT Agrinas Pangan Nusantara bisa menagih anggaran tersebut ke Purbaya. Dengan demikian pencairan dana tak masalah.
"Begitu diaudit, lolos, baru dia nagih ke saya, saya bayar. Jadi saya secure, aman," lanjutnya.
Purbaya juga menjelaskan kalau untuk program KDMP, Kemenkeu memang membayar cicilan program tersebut setiap tahun. Namun koperasi itu mesti diaudit lebih dulu oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Untuk KDMP kan gini. Saya bayar cicilannya setiap tahun kan. Untuk koperasi yang sudah diaudit oleh BPKP. Jadi untuk saya aman, enggak ada masalah. Kalau gagal auditenya ya sudah enggak dibayar. Gitu aja," jelas Purbaya.
Sebelumnya, ICW mengungkap adanya dugaan selisih harga dalam pengadaan mobil pikap untuk program Koperasi Merah Putih.
Berdasarkan perhitungan lembaga tersebut, selisih harga diperkirakan mencapai Rp61 juta hingga Rp69 juta per unit.
Baca Juga: Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG
Jika dikalikan dengan target pengadaan sebanyak 80.000 unit, potensi perburuan rente diperkirakan mencapai Rp4,86 triliun hingga Rp5,54 triliun. Sehingga ICW menilai diperlukan pengawasan ketat agar proyek tersebut tidak menjadi celah praktik korupsi.
Tag
Berita Terkait
-
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kasus Febrie Adriansyah Masuk Babak Baru, Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Penyidikan
-
Eks Jampidsus Tersangka, Penasihat Khusus Presiden Bicara soal Komitmen Prabowo Berantas Korupsi
-
Rumah Digeledah KPK, Apa Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal WTP Muara Enim?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG
-
HP Apa yang Bisa Foto Live selain iPhone? Ini 9 HP Murah Terbaik untuk Kamu
-
Tekuk Prancis 2-0, Spanyol Bangkit dan Jadi Tim Terkuat Piala Dunia
-
Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang Jadi Alarm, Sosiolog UGM Soroti Bahaya Copycat Crime
-
Mahfud MD Usul KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Begini Reaksi Istana
-
Novel Will's Race for Home: Petualangan Mengharukan Berlatar Oklahoma Land
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Mulai 16 Juli 2026 Menurut Astrologi Tiongkok
-
Mengapa Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Digeledah KPK di Kasus Audit Muara Enim?
-
Menelisik Lebih Dalam Series Human Vapor, Bisakah Korban Disebut Monster?
-
Tecno Pova 8 5G Resmi Hadir, Baterai 8.000mAh Tahan 2 Hari dan Harga Mulai Rp3,9 Juta