Otomotif / Mobil
Rabu, 15 Juli 2026 | 18:35 WIB
Produksi Geely EX2 di fasilitas PT Handal Indonesia Motor Purwakarta. (Foto: Geely)
Baca 10 detik
  • Geely mencatatkan penjualan global sebanyak 1.422.958 unit pada semester pertama 2026, didorong kenaikan ekspor sebesar 158 persen.
  • Ekspansi agresif dilakukan ke pasar Eropa dan Australia melalui percepatan lokalisasi manufaktur serta penguatan pusat distribusi global.
  • Di Indonesia, Geely menembus tiga besar merek Tiongkok dengan total penjualan 8.424 unit melalui model unggulan Geely EX2.

Suara.com - Geely Auto Group menunjukkan taringnya dengan performa penjualan yang meledak sepanjang semester pertama 2026. Total penjualan global yang menyentuh angka 1.422.958 unit menjadi sinyal bahaya bagi kompetitor global maupun lokal yang selama ini mendominasi pasar otomotif.

Berdasarkan data resmi perusahaan, sektor ekspor menjadi motor penggerak utama dengan raihan 474.228 unit atau melonjak 158 persen secara tahunan. Capaian ini bahkan sudah melampaui total ekspor Geely sepanjang tahun 2025 hanya dalam waktu enam bulan saja. Sektor kendaraan energi baru atau NEV memberikan kontribusi masif sebesar 59 persen dari total pengiriman ke luar negeri.

Ekspansi Geely di pasar internasional terlihat sangat agresif dengan merambah tujuh negara Eropa sekaligus dalam waktu 45 hari termasuk Jerman dan Prancis. Di Australia, Geely Starray EM-i bahkan berhasil menjadi SUV Plug-in Hybrid terlaris pada Mei 2026. Strategi lokalisasi manufaktur di Brasil dan Indonesia juga terus dipercepat guna memperkuat kapabilitas operasional serta distribusi suku cadang global melalui 13 pusat distribusi.

Di Indonesia sendiri Geely mulai mengukuhkan posisinya sebagai ancaman serius bagi merek mapan. Hingga Juni 2026 raihan wholesales mereka mencapai 8.424 unit yang membawa Geely masuk dalam jajaran tiga besar merek asal Tiongkok dengan penjualan tertinggi di tanah air. Model Geely EX2 menjadi primadona utama dengan kontribusi mencapai 6.582 unit sepanjang semester pertama tahun ini.

Melihat tingginya minat konsumen di kota-kota besar Indonesia pihak Geely langsung bergerak cepat dengan meningkatkan kapasitas produksi. Langkah ini dilakukan untuk memangkas waktu tunggu atau inden Geely EX2 menjadi sekitar satu bulan saja. Mobil listrik ini sangat diminati berkat efisiensi jarak tempuh hingga 395 kilometer serta kemampuan pengisian daya cepat dari 30 ke 80 persen hanya dalam waktu 25 menit.

Keunggulan konfigurasi penggerak roda belakang serta radius putar yang ringkas menjadikan model ini sangat kompetitif di segmen mobilitas perkotaan. Agresivitas yang ditunjukkan di pasar domestik dan global membuktikan Geely tidak hanya sekadar ingin menjadi pemain pelengkap melainkan sedang bersiap menggeser peta persaingan otomotif secara signifikan melalui produk berbasis teknologi terbaru.

Load More