Suara.com - Harga minyak dunia turun karena kekhawatiran penurunan jumlah permintaan akibat makin banyaknya jumlah korban terjangkit virus corona atau Covid-19 secara global.
Mengutip CNBC, Jumat (14/8/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2020 turun 43 sen, atau sekitar 1 persen, menjadi 42,24 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober 2020 melorot 47 sen, atau sekitar 1 persen, menjadi 44,96 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) memangkas perkiraan permintaan minyak 2020 dan mengatakan pengurangan perjalanan udara karena pandemi virus corona akan menurunkan konsumsi minyak global tahun ini sebesar 8,1 juta barel per hari.
Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) mengatakan permintaan minyak dunia akan turun 9,06 juta barel per hari pada tahun ini, lebih dalam dari penyusutan 8,95 juta barel per hari yang diperkirakan sebulan lalu.
Menteri Energi Rusia, Alexander Novak mengatakan, tidak akan mengambil keputusan tergesa-gesa mengenai pengurangan produksi ketika komite pengawas OPEC dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC +, bertemu pekan depan saat pasar minyak telah stabil.
Bulan lalu OPEC + mengurangi pemotongan pasokan menjadi sekitar 7,7 juta barel per hari hingga Desember dari penurunan sebelumnya sebesar 9,7 juta barel per hari, mencerminkan peningkatan bertahap dalam permintaan minyak global.
Harga mendapatkan dukungan karena persediaan minyak mentah, bensin, dan produk penyulingan AS turun minggu lalu ketika pengilangan meningkatkan produksi dan permintaan meningkat, menurut laporan pemerintah.
Baca Juga: Minum Minyak Esensial 3 Minggu, Tubuh dan Wajah Wanita Ini Muncul Bisul
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun