Suara.com - Microstrategy Inc, perusahaan terbuka yang listing di bursa saham Amerika Serikat, NASDAQ membeli bitcoin sebanyak 55.226 BTC atau senilai 600 juta dolar AS atau setara Rp 8,8 triliun.
Padahal, awalnya CEO Microstrategy Inc. Michael Saylor sempat skeptis dengan kehadiran bitcoin. Dalam beberapa wawancaranya, dia juga meyakini bahwa bitcoin lebih baik dibandingkan emas.
Microstrategy baru-baru ini membuat sejarah menjadi perusahaan publik pertama yang menghabiskan banyak uang dalam membeli bitcoin.
Menanggapi hal ini, CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, perusahaan bitcoin dan crypto exchanger di Indonesia mengatakan, bahwa dengan semakin dekatnya resesi ekonomi secara global ini mulai ada tren diversifikasi aset, khususnya di berbagai perusahaan terbuka untuk mengamankan kekayaan. Salah satu caranya adalah membeli bitcoin.
"Bitcoin di Eropa maupun benua lain menjadi salah satu favorit aset yang dipegang dalam menyiapkan diri menghadapi resesi. Karena performa Bitcoin cenderung stabil dan menguat dalam 10 tahun terakhir," ujar Oscar Darmawan dalam keterangannya, Selasa (22/9/2020).
Para Fund Manager di seluruh dunia mulai berpandangan sebagian aset dialihkan ke cryptocurrency adalah salah satu langkah yang strategis. Ini sebagaimana pedoman utama investasi yaitu jangan menaruh seluruh telur dalam satu keranjang.
"Sistem ekonomi yang saling terhubung sekarang membuat aset apapun saling terhubung, kecuali seperti emas dan bitcoin. Sehingga menjadikan bitcoin sebagai salah satu aset paling layak dibeli," kata Oscar Darmawan.
Menurutnya, orang-orang sudah mengetahui bahwa bitcoin memiliki banyak keunggulan. Oscar Darmawan mengatakan, bitcoin juga memiliki kemudahan likuiditas.
"Bitcoin bahkan lebih liquid dari pada emas fisik. Kalau sewaktu-waktu kita perlu uang darurat, maka lebih mudah untuk diperjual-belikan," imbuhnya.
Baca Juga: Aset Kripto YFI Kini Lebih Mahal Dibanding Bitcoin
Sebelumnya, investor-investor kakap di Amerika Serikat dan belahan dunia lain sudah lebih dulu melakukan hal yang sama, sebut saja seperti investor ternama seperti Paul Tudor Jones.
Tak sedikit juga diantara investor tersebut yang awalnya skeptis dengan kehadiran bitcoin. Tidak menutup kemungkinan, perusahaan-perusahaan lainnya, baik yang terbuka atau tidak terbuka juga mengikuti pendahulunya dalam investasi bitcoin.
Menurut Oscar Darmawan, akses memiliki bitcoin terbuka untuk siapa saja. Baik itu investor individu yang awam ataupun yang sudah mahir dan juga perusahaan atau korporasi sekalipun.
"Di Indonesia sendiri Bitcoin cukup mudah diperjual belikan melalui bitcoin exchange seperti Indodax dan bisa dibeli oleh siapa saja," sebutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali
-
Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction
-
Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!
-
Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak
-
OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok
-
Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping
-
DPR Sebut Hanya Orang Kaya yang 'Pakai Dolar', Data BPS Justru Berkata Lain
-
IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini
-
Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya