Suara.com - Harga emas dunia terus merosot di bawah level 1.900 dollar AS per ounce. Terus menurunnya logam mulia ini disebabkan terus menguatnya dollar AS karena didorong kemungkinan batalnya pemberian stimulus oleh Presiden AS Donald Trump.
Mengutip CNBC, Rabu (14/10/2020) harga emas di pasar spot anjlok 1,7 persen menjadi 1.890,01 dollar AS per ounce.
Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 1,8 persen menjadi 1.894,60 dollar AS per ounce.
Dollar AS melonjak 0,5 persen terhadap sejumlah mata uang lainnya yang membuat emas lebih murah, setelah Ketua DPR AS, Nancy Pelosi mengatakan, penawaran paket stimulus virus corona terbaru dari Presiden Donald Trump kurang dari apa yang dibutuhkan AS.
Tak hanya itu proyeksi IMF yang menyebut ekonomi negara-negara global yang mulai membaik akibat pandemi virus corona atau Covid-19, seperti negara-negara kaya dan China membuat harga emas terus tertekan.
Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, melambung 25 persen sejauh tahun ini di tengah tingkat stimulus global yang belum pernah terjadi sebelumnya selama pandemi.
Logam lainnya juga ikut merosot yakni perak anjlok 4,4 persen menjadi 24,02 dollar AS per ounce, platinum turun 1 persen menjadi 864,69 dollar AS per ounce, dan paladium menyusut 3,8 persen menjadi 2.311,34 dollar AS per ounce.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar