Suara.com - Kasus pembobolan rekening tabungan nasabah yang merupakan atlet E-Sport Winda Earl dan dilakukan oleh Kepala Cabang Maybank baru-baru ini sebaiknya menjadi perhatian kita semua. Lantas bagaimana cara menghindari pembobolan rekening bank?
Mempercayakan uang kita kepada bank adalah sebuah pilihan, maka dari itu pertimbangkan juga cara menghindari pembobolan rekening bank. Cara-cara berikut ini mungkin akan dapat membantu Anda untuk terhindar dari tindakan yang serupa dengan Kepala Cabang Maybank terhadap artis e-Sport Winda dan ibunya. Silahkan disimak.
Cara Menghindari Pembobolan Rekening Bank
Cara menghindari pembobolan rekening bank ialah seperti berikut ini.
1. Hentikan layanan perbankan saat Anda ganti nomor HP atau saat ganti smartphone
Jika nasabah berganti smartphone, sebaiknya menghapus aplikasi m-banking pada perangkat lama. Termasuk, menghapus riwayat SMS dan email yang mencantumkan kode OTP maupun validasi transaksi lainnya.
Selain itu, hapus atau non-aktifkan sementara atau permanen akun keuangan seperti dompet digital, e-commerce, paylater. Pastikan sebelumnya, saldo uang sudah kosong. Sebagai nomor verifikasi pengiriman kode OTP pada akun keuangan maupun layanan perbankan nomor HP sangat penting.
2. Ganti PIN secara Berkala
Seorang ahli keuangan mengatakan cara agar rekening tidak bobol adalah mengganti nomor PIN secara berkala. Hindari pemakaian PIN dengan kombinasi nomor tanggal lahir, sebaiknya menggunakan PIN dengan tingkat kerumitan tinggi.
Baca Juga: 4 Cara Cek Rekening Penipu Secara Online, Waspada Sebelum Transfer Uang!
Untuk informasi, PIN dengan kerumitan tinggi adalah kombinasi huruf kapital, huruf kecil, angka, dan karakter. Selain itu, hindari kombinasi PIN untuk transaksi perbankan yang mudah ditebak seperti urutan angka 1234.
3. Rajin Memperbarui Data
Secara berkala untuk memastikan informasi yang disimpan bank sudah benar, cek data yang Anda masukkan. Meski terkesan sepele, namun pembaharuan data sangat penting.
Tujuannya, agar pihak bank mudah mendeteksi jika ditemukan transaksi menggunakan data lama oleh oknum tidak bertanggung jawab. Pembaharuan data bisa dilakukan melalui aplikasi maupun datang langsung ke kantor cabang bank terdekat.
4. Jangan pernah memberi data pribadi
Jangan pernah memberi data pribadi termasuk kepada pegawai bank. Data pribati itu seperti nomor rekening, user ID, password, kode PIN atau OTP (one time password), CVV kartu kredit kepada siapapun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara
-
cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi
-
IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat