Suara.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) bakal melaporkan Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga ke Mabes Polri pada hari ini Senin (16/11/2020).
Pelaporan ini, imbas dari pernyataan Arya Sinulingga yang dinilai menyudutkan dan memfitnah Pospera.
Ketua LBH Pospera, Sarmanto Tambunan menjelaskan, dalam pernyataan tersebut Arya Sinulingga menuding bahwa BUMN-BUMN yang komisarisnya perwakilan dari Pospera terus merugi.
Pernyataan itu dilontarkan di Whatsapp Group membangun negeri yang mana tak ada perwakilan dari Pospera.
"Ya dia (Arya) bilang WA group itu langsung menuding bahwa banyak perusahaan yang komisarisnya dari Pospera itu rugi semua BUMN. Itu fitnah kami punya fakta dan data," ujar Sarmanto saat dihubungi, Senin (16/11/2020).
"Kita ingin buktikan apa yang dikatakan Arya itu fitnah dan kami punya datanya. Permasalahannya, kami engga ada di grup itu tetapi kenapa nuduh Pospera," ucap dia.
Menurut Sarmanto, BUMN yang komisarisnya dari perwakilan Pospera tak ada yang rugi, justru untung dan untungnya terus naik.
Salah satunya, Perum Damri justru untung saat perwakilan Pospera jadi Komisaris Utama BUMN transportasi itu.
"Terakhir, tempat kita di sana untung 5 tahun berturut-turut, dari 2015-2019, karena dia sudah habis masa jabatannya pas Januari 2020. Jadi dia engga tau keuntungan 2020, selama dia menjabat itu untung dan meningkat terus, Arya menuding rugi semua," pungkas dia.
Baca Juga: Tengku: Waspada Fitnah Akhir Zaman, Ulama dan Orang Baik Dikatakan Jahat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
-
Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini
-
Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS
-
IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan
-
Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital
-
Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan
-
Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman
-
Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram
-
Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI
-
Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin