Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain kembali menyampaikan sentilan politik. Dia mengingatkan agar waspada terhadap fitnah, dimana banyak orang baik yang dianggap jahat, sebaliknya orang yang jahat justru dijadikan panutan. Tetapi nasihat Tengku mendapatkan tanggapan yang berbeda-beda dari netizen.
"Waspada fitnah akhir zaman. Ulama dan orang baik difitnah dan dikatakan jahat. Dan banyak orang orang hina yang percaya. Sementara para pejabat penipu rakyat yang pembohong dipuja-puja. Dan banyak manusia hina penghamba syahwat percaya. Akankah kita terlibat dalam pusaran fitnah itu?" kata Tengku.
Pengikut Tengku di Twitter memiliki refleksi yang berbeda-beda dalam menanggapi hal tersebut.
Salah satu netizen mengatakan, "Syair lagu Ronggo Warsito menjadi kenyataan. Zaman edan, ora edan ora keduman. Tapi, Tuhan memberikan janji : sabeja bejane wong kang lali, isih Bejo wong kang eling lan waspada. Kesadaran dan kesabaran kunci kemenangan."
"Semoga beliau dimuliakan Allah," kata Tengku.
Pengikut akun Twitter Tengku lainnya sependapat dan dia berkata: "Sampaikan salam hati-hati pak kyai, buat semua ulama dan orang-orang baik terhadap politikus-politiku yang hanya cari untung, kalau buat saya 99 persen tidak percaya kepada politikus dan kelompoknya, untuk saat ini, jadi harus sangat-sangat waspada dan cermat."
Tetapi ada pula netizen yang mengusili Tengku dengan memposting sebuah gambar cermin pada kolom komentar dan berkata: "Alhamdulillah Ustadz udah mau bercermin sekarang." Beberapa netizen yang lain membully Tengku dengan memintanya menilai diri sendiri dulu.
Politikus Ferdinand Hutahaean pun menawarkan cermin kepada Tengku. "Zul dibagian mana dalam cuitan ini? Boleh tahu? Atau perlu saya anter cermin agar bisa melihat sebelum menjawab?"
Di tweet yang lain, Ferdinand mengaku sadar diri sehingga tak mau menjadi muanfik. Dia mengakui masih menjadi pendosa, itu sebabnya dia tak akan mengurusi akhlak orang lain.
"Saya ini pendosa, dan masih terus berbuat dosa yg tak disengaja seiring hidup mengikuti dunia yang terus berubah menuju akhir zaman. Makanya saya tak mau mengurusi dosa dan neraka orang. Akhlak saya juga tak baik-baik amat, makanya saya tak berani bicara akhlak orang lain, karena saya bukan orang muanfik."
Baca Juga: Tengku: Nuduh Jakarta Kota Amburadul Kok Mesti Dipandang Kritik Positif
Tag
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kapal Tanker Minyak Dunia Lewat di Selat Bab al-Mandeb Dipastikan Gratis
-
Kim Se Jeong hingga Cho Han Gyeol Bintangi Drama Baru Bertema High School
-
Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
4 Zodiak Paling Beruntung 1 Agustus 2026, Awal Bulan Panen Peluang Baik!
-
Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
-
Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi
-
Perkuat Industri Semikonduktor, PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih
-
57 Orang Tewas Terobos Eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko