Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah. Hal ini ditunjukkan, dari peringkat indikator-indikator ekonomi syariah.
Ketua Umum Kafegama ini mengungkapkan, berdasarkan State of Global Islamic Economy Report terbaru 2020/2021 Indonesia jadi 10 besar pemain di ekonomi syariah yang mana menduduki posisi keempat.
Selain itu, dalam industri makanan halal Indonesia juga menduduki posisi keempat.
"Fashion muslim nomor 3 setelah UAE dan Turki. Kita harus kejar banyak di farmakosmetik yang peringkat 6, halal tourism peringkat 6, islamic finance nomor 6," ujar Perry dalam Webinar, Senin (30/11/2020).
Menurut Perry, ekonomi syariah jadi perhatian semua negara. Bahkan, negara yang penduduknya rata-rata non muslim pun mengambil cuan dari ekonomi syariah.
Salah satunya, yaitu China yang kini menjadi negara terbesar dalam eskpor pakaian muslim.
"Ini bukan masalah agama, tapi sudah suatu tren global. Bahkan negara yang minority mengembangkan itu. Seperti China jadi ekspor baju muslim terbesar, Korea Selatan produsen kosmetika halal terbesar dan industri destinasi utama wisata halal, Jepang industri halal dan pariwisata halal, tetangga kita Thailand mempunyai visi jadi dapur halal dunia," ucap dia.
Dalam hal ini, Perry menyatakan, pemerintah bersama lembaga lainnya seperti BI juga telah berusaha untuk mengembangkan ekonomi syariah di dalam negeri.
Misalnya, pihaknya bersama pemerintah membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang akan memantau perkembangan ekonomi syariah dalam negeri.
Baca Juga: Pacaran 'Syariah', Viral Sejoli Sholat Berjamaah via Video Call WhatsApp
"Itu sebagai langkah kita sinergikan dan berkoordinasi dengan masing-masing lembaga, termasuk OJK, BI, perbankan untuk bersama majukan ekonomi keuangan syariah. Jadi sekali lagi, ini pendekatan model bisnis ekonomi yang memang terus perlu kita kembangkan. Pemerintah dan kita semua ingin bagaimana Indonesia jadi player di dunia," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
BI Batasi Pembelian Tunai Dolar Mulai April, Rupiah Terus Melemah
-
Jelang Libur Panjang, IHSG Melonjak ke 7.106 Didorong Wall Street
-
Iran Mulai Longgarkan Selat Hormuz, Bahlil Ungkap Nasib Kapal Pertamina yang Terjebak
-
Panen Cuan di Bulan Suci, UMKM Lokal Catat Kenaikan Penjualan Drastis
-
Bahlil soal WFH Akibat Krisis Energi: Akan Menghemat Impor Migas
-
3 Rekomendasi Aplikasi Investasi Terbaik untuk Pemula di 2026
-
Perkuat Stok, Bahlil Buka Opsi Impor BBM dari Rusia
-
Batas Nikotin Diturunkan, Industri Kretek Disebut Bisa Kolaps
-
500 Pemudik Mengikuti Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 dari Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1
-
Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang