Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir akan memastikan keamanan polis nasabah Asuransi Jiwasraya dalam proses penyelamatan asuransi pelat merah itu.
Hal itu dikatakannya saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Gedung Parlemen Senayan, Senin (30/11/2020) kemarin.
Menurutnya, pemerintah dengan Komisi VI DPR telah sepakat menempuh opsi penyelamatan Asuransi Jiwasraya yaitu restrukturisasi lewat IFG Life.
"Sesuai hasil rapat panja dan pertemuan 7 kali, solusi bersama yang diberikan komisi VI ke kami. Dan dipastikan tidak lain negara hadir dan pastikan keamanan polis untuk nasabah jiwasraya," ujar Erick Thohir yang ditulis, Selasa (1/12/2020).
Mantan Bos Klub Inter Milan ini meyakini, IFG Life bisa merestrukturisasi bisnis Asuransi Jiwasraya. Apalagi, saat ini proses hukum di Asuransi Jiwasraya terus berjalan.
"Jadi seperti arahan pimpinan dan anggota dewan kita bisa siapkan korporasi sehat dan bisa berkembang, berikan deviden yang bermanfaat bagi rakyat," ucap Erick Thohir.
"Kami akan tindak lanjuti segala arahan dan akan jaga amanah dan saya yakin tim yang kami bentuk adalah yang terbaik dengan track record dan profesionalitas," tambahnya.
Ketua Panja Jiwasraya Komisi VI DPR RI Aria Bima membeberkan jadwal proses penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dalam penyelamatan Jiwasraya, panja mengambil opsi restrukturisasi yang dilakukan oleh IFG Life.
"Restrukturisasi adalah mengambil pilihan terbaik dari pilihan-pilihan yang jelek. Karena pilihan terjelek adalah pailit, likuidasi, ini tidak baik bagi BUMN Jiwasraya, dan pemegang polis," kata Aria Bima dalam rapat kerja Komisi VI dengan Menteri BUMN, di Gedung Parlemen Senayan, Senin (30/11/2020).
Baca Juga: Polis Dibayar Mulai Juli 2021, Begini Skenario Penyelematan Jiwasraya
Adapun, rangkaian penyelematan Jiwasraya dimulai pada penyampaian rencana penyehatan ke OJK pada Agustus 2020. Kemudian, pada September 2020 Jiwasraya melakukan rapat koordinasi terbatas dengan regulator dalam hal ini OJK.
"Oktober 2020 proses prarestruk sudah dilakukan. Telah diterimanya pernyataan tidak berkeberatan atas RPK berdasarkan surat OJK tanggal 22 oktober 2020. Lalu PT IFG Life telah didirikan pada 22 Oktober 2020," ungkap Aria.
Selanjutnya, pada November 2020 IFG Life akan mengajukan izin operasional IFG life dan telah disampaikan pada 13 November kemarin.
Setelah mendapat izin OJK pada Januari 2021 maka IFG Life akan mengambil alih produk hingga portofolio Jiwasraya.
"Maret-Juni 2021 pendanaan selanjutnya dengan PMN dengan total dana sekurang-kurangnya Rp 12 triliun. Dan di Desember 2020 akan ada sosialisasi dilakukan ke pemegang polis JS supaya tidak bingung. Lalu, Desember 2020-Oktober 2021 restrukturisasi dan perpindahan polis. Dan terakhir, Juli-Oktober 2021 pembayaran cicilan di muka dilakukan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?