Suara.com - Masyarakat Indonesia yang sebelumnya lebih sering menghabiskan waktu untuk pergi dan berbelanja langsung di store kesukaannya, sekarang memilih untuk belanja dari rumah akibat pandemi virus corona covid-19.
Belanja online menjadi salah satu alternatif penduduk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya pada masa pandemi covid-19.
Berbagai platform aplikasi pembayaran juga bermunculan untuk mendukung aktivitas masyarakat tersebut.
Smart Payment Indonesia (SPIN) sebagai platform aplikasi e-money, e-wallet dan digital remittance yang digadang oleh MNC Group, bekerja sama dengan ShopBack Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan mampu menambah stimulus minat belanja secara online yang sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia.
“Sinergi ini diharapkan memberikan benefit tambahan bagi masyarakat Indonesia yang gemar berbelanja online. Hanya dengan Rp 1, masyarakat dapat menikmati cashback 99 persen dari ShopBack," ujar Managing Director SPIN Jessica Tanoesoedibjo dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (15/12/2020).
Jessica juga mengharapkan program ini dapat menambah stimulus minat berbelanja masyarakat, sehingga dapat membantu perekonomian Indonesia.
“Mari kita bersama-sama mensukseskan program ini. Kami berharap dapat membantu perekonomian Indonesia yang terpengaruh akibat pandemi Covid-19," katanya.
Sementara itu, Country Manager ShopBack Indonesia Galuh Chandra Kirana memaparkan pihaknya sangat senang dapat menjalin kerja sama dengan MNC SPIN.
Baca Juga: Riset: Aplikasi Belanja, Hiburan, dan Pendidikan Tumbuh Pesat Saat Pandemi
"Pengguna kami selalu mencari cara baru untuk mendapatkan cashback dari brand yang mereka sukai. Kerja sama ini akan memungkinkan kami untuk memberikan lebih banyak pilihan, manfaat, dan keuntungan bagi pengguna," kata Galuh.
Galuh menambahkan, saat ini telah terjadi pergeseran perilaku konsumen.
"Konsumen sekarang, lebih sensitif terhadap konsep value-for-money dalam setiap pembelian barang. Konsumen telah terbiasa untuk mendapatkan manfaat paling besar dari uang yang mereka keluarkan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk selalu menghadirkan program yang memberikan keuntungan lebih bagi pengguna dan juga partner e-commerce kami, khususnya pada masa yang sulit ini," katanya.
Berita Terkait
-
Riset: Aplikasi Belanja, Hiburan, dan Pendidikan Tumbuh Pesat Saat Pandemi
-
Belanja Online Tapi Barang Lama Sampai, Komplain Orang Ini Bikin Ngakak
-
Cuma Modal Pulpen, Aksi Penjual Olshop Tipu Pembeli Ini Bikin Emosi
-
Rumit Bak Soal Fisika, Pertanyaan Warganet saat Beli Termos Ini Bikin Mikir
-
Ingin Beli Termos, Pertanyaan Warganet Ini Malah Mirip Soal Fisika
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Bisa Dibeli Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya
-
Promo Tiket Pesawat Pelita Air Periode 1-28 Februari 2026
-
Daftar Website Freelance 2026 dengan Gaji Dolar
-
Rincian Gaji dan Skema Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare