Suara.com - Selama pandemi, pendapatan dan laba zoom meningkat berkali-kali lipat hingga mengejutkan para analis.
Saham zoom naik semakin tinggi, dengan mudah menonjol sebagai salah satu saham teratas tahun ini bersama dengan pembuat vaksin seperti Moderna dan penantang Tesla dari Cina Nio dengan keuntungan lebih dari 450 persen.
CEO Zoom, Eric Yuan yang sebelumnya bekerja pada perangkat lunak panggilan video Webex yang dibeli Cisco pada 2007 kini sudah menjadi miliarder.
Sekarang dia masuk menjadi salah satu dari 100 orang terkaya di dunia. Saham Zoom-nya bernilai hampir 17 miliar dolar AS menurut FactSet.
“Saya sangat senang untuknya. Sungguh, saya benar-benar senang,” kata Rob Bernshteyn, CEO Coupa ditulis Senin (28/12/2020).
Bernshteyn telah mengenal Yuan selama empat atau lima tahun, dan Coupa telah lama menjadi pelanggan Zoom.
Satu-satunya hal yang berubah dengan penggunaan Zoom di Coupa adalah perusahaan mulai mengizinkan karyawan menggunakan akun Zoom perusahaan mereka untuk pertemuan pribadi.
“Saya menggunakan kata bahagia,” kata Bernshteyn. “Itu salah satu hal yang dia katakan sejak hari pertama, ingin memastikan platform ini menciptakan kebahagiaan. Dia benar-benar menciptakan platform dan fondasi yang hebat untuk bergerak ke arah itu bagi banyak orang yang jika tidak, tidak akan dapat terhubung.” katanya.
Saham Coupa telah meningkat 144 persen tahun ini, sebuah pendakian yang hampir tidak cocok dengan Zoom tetapi tetap menyoroti tren tahun 2020.
Baca Juga: Daftar 10 Penelusuran Google 2020: Zoom Urutan Keempat
“Jika transformasi digital semakin cepat, kami mungkin ingin berada di belakang beberapa perusahaan yang mendorongnya ke dunia,” kata Bernshteyn, mencoba mengartikulasikan apa yang telah dipikirkan investor.
Perjalanan zoom tidak selalu mudah. Pada musim semi, setelah Zoom menemukan dirinya menerima permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, perusahaan juga dibombardir dengan kekhawatiran tentang privasi dan keamanan perangkat lunak.
Kemudian muncul pertanyaan tentang koneksi Zoom dan Yuan ke China . Nancy Pelosi, juru bicara Dewan Perwakilan Rakyat, menyebut Zoom sebagai entitas China di siaran langsung televisi.
Yuan menanggapi dengan menerbitkan postingan di blog perusahaan.
“Saya menjadi warga negara Amerika pada Juli 2007,” tulisnya. “Saya telah hidup bahagia di Amerika sejak 1997.
"Zoom adalah perusahaan Amerika, didirikan dan berkantor pusat di California, didirikan di Delaware dan diperdagangkan secara publik di Nasdaq.” tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Denda dan Larangan Seumur Hidup: Sanksi OJK untuk Saham POSA dan Benny Tjokrosaputro
-
Purbaya Pamer ke Prabowo RI Bisa Tangani Kenaikan Harga Minyak Sejak 2007 hingga Covid-19
-
Purbaya Pamer Efek Suntikan Dana Rp 200 T ke Prabowo, Klaim Ekonomi Tumbuh
-
Harga Emas Antam Sepekan: Terakumulasi Anjlok Hampir Rp100 Ribu
-
Purbaya Janjikan Bonus ke Pegawai Kemenkeu Jika Tax Ratio Capai 11%, Minta Langsung ke Prabowo
-
Sempat Diancam Bubar, Purbaya Curhat Prabowo Mulai Puas dengan Kinerja Bea Cukai
-
Purbaya Lapor Prabowo Buktikan Investor Asing Masih Percaya RI
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Tetap di Atas Rp 3 Jutaan
-
Ribuan Pemudik Bersiap Berangkat, Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM
-
Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia