Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada sejumlah pelaku UMKM di wilayah Bogor sebesar Rp 2,4 juta di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/1/2021).
Dalam acara seremoni penyerahan bantuan tersebut, Jokowi sempat berbincang dengan salah satu penerima BMK yang berjualan kopi keliling di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Jokowi menanyakan sebelum ada pandemi pendapatannya berapa dan sesudah ada pandemi pendapatannya berapa.
Mendapat pertanyaan tersebut pria yang tidak diketahui namanya tersebut lantas menjawab "Jualan kopi pak, di Citeureup, Kabupaten Bogor keliling. Sebelum pandemi kena Rp 250 ribu sampai Rp 200 ribu, setelah pandemi Rp 80 ribu sampai Rp 70 ribu."
Mendapat jawaban tersebut, Jokowi meminta pria tersebut untuk tetap semangat dan bekerja keras melakukan kegiatan usaha.
"Karena pada suatu titik pasti akan kembali normal, memang saat ini semuanya sedang mengalami seperti ini," pesan Jokowi.
Tak puas sampai di situ saja, Jokowi juga menanyakan kepada penerima BMK yang lain yang memiliki usaha, khususnya yang berjualan di pasar.
Jawaban yang sama juga didapatkan Jokowi, di mana pedagang sayuran di Pasar Cisarua tersebut juga mengalami penurunan omset.
"Omset turun pak, sebelum pandemi bisa Rp 250 ribu sampai Rp 200 ribu, setelah pandemi hanya Rp 70 ribu sampai Rp 80 ribu, padahal modal Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu kalau yang besar," kata pria pedagang sayur tersebut.
Baca Juga: Geger, Raffi Ahmad dan BCL Masuk Daftar Penerima Vaksin Setelah Jokowi
Berita Terkait
-
Geger, Raffi Ahmad dan BCL Masuk Daftar Penerima Vaksin Setelah Jokowi
-
Renovasi Diresmikan Jokowi, Masjid Istiqlal Belum Dibuka untuk Umum
-
Banyak Warga Takut Vaksinasi, Jokowi: Jangan Bayangkan yang Engak-Enggak
-
Jokowi: Saya Orang Pertama di Indonesia yang Akan Divaksin Covid-19
-
Beri Bantuan Modal Rp 2,4 Juta Kepada UMKM, Jokowi: Jangan Menyerah
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
-
BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru
-
Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg