Suara.com - Mengawali 2021, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menyerahkan Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada sejumlah pelaku usaha mikro dan kecil masing-masing senilai Rp 2,4 juta langsung dari Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/1/2021).
Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan pandemi virus corona atau Covid-19 memang benar-benar berdampak luar biasa terhadap perekonomian nasional, tak terkecuali bagi para pelaku usaha kecil yang mengalami penurunan pendapatan.
"Keuntungan usaha pasti turun, bener ada yang turun setengah yang turun lebih dari setengah, semuanya sama dan itu juga tidak hanya yang kecil saja yang menengah juga sama yang gede juga," kata Jokowi dalam sambutannya saat menyerahkan BMK dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.
Jokowi pun berharap bantuan yang diberikan pemerintah ini agar betul-betul dimanfaatkan untuk bantuan modal kerja, agar tetap bisa eksis ditengah pandemi.
"Ibu bapak sudah diberitahu isinya berapa? isinya Rp 2,4 juta ini dipakai untuk tambahan modal usaha, agar tetap bisa melakukan usaha," tutur Jokowi.
Presiden pun meminta pelaku usaha ini tidak menyerah dalam keadaan yang sulit dan mengalami penurunan omzet usaha akibat dampak pandemi.
"Saya berharap dengan kondisi seperti ini tidak ada yang menyerah," serunya.
Mantan Gubernur Jakarta ini meyakini bahwa pandemi virus corona bisa dilalui dan seluruh kegiatan aktivitas sosial bisa kembali normal.
Baca Juga: Kabar Gembira, Vaksin Covid-19 Pfizer Berpotensi Cegah Varian Baru Corona
Berita Terkait
-
Politikus PKB Ini Yakin Jokowi Bakal Kirim Satu Nama Calon Kapolri ke DPR
-
Studi: Corona Mungkin Bertahan Lebih Lama di Wuhan, Masih Banyak OTG
-
Kabar Gembira, Vaksin Covid-19 Pfizer Berpotensi Cegah Varian Baru Corona
-
Alami Covid-19, Seorang Perawat Meninggal usai Operasi Caesar
-
Bukan Covid-19, Para Ilmuwan Sebut 5 Penyakit Ini Lebih Mematikan!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Defisit APBN Capai Rp 54,6 T per Januari 2026, Purbaya Klaim Masih Terkendali
-
Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri
-
Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat
-
Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar
-
File APK Berkedok Undangan Kuras Rekening di Batang, Pakar: Nasabah Harus Lebih Awas