Suara.com - Kasus positif virus corona atau Covid-19 yang melanda tanah air kian meroket akhir-akhir ini, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mulai kembali mengencangkan ikat kepalanya.
Luhut berujar penambahan kasus baru virus corona harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena hampir seluruh negara di dunia melaporkan penambahan yang luar biasa.
"Soal Covid-19 ini, seluruh dunia betul-betul aware, ini sudah ada second wave, bahkan third wave udah kejadian," kata Luhut dalam acara pembukaan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia secara virtual, Senin (11/1/2021).
Untuk itu dirinya meminta seluruh jajaran baik yang ada di pusat dan daerah harus all out menjalankan protokol kesehatan yang ketat demi mengurangi penularan virus.
"Saya berharap apapun yang kita selenggarakan ini harus mematuhi protokol kesehatan. Ini harus all out jangan sampai kita maju sini, tapi nggak bisa dikendalikan," ujar Luhut.
Selain itu, Luhut juga mengatakan terkait proses vaksinasi yang akan dimulai pada hari Rabu (13/1/2021) dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
Untuk izin penggunaan darurat dari BPOM dan sertifikasi halal dari MUI juga sudah keluar.
"Mulai hari Rabu vaksinasi nasional itu akan serentak," kata Luhut dalam acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia secara virtual, Senin (11/1/2021).
Luhut pun berharap program vaksinasi ini akan berdampak baik, sehingga penularan virus Covid-19 bisa ditekan penularannya.
Baca Juga: Kota Tangsel dan Serang Jadi Daerah Pertama Vaksinasi Covid-19 di Banten
"Dan ini 3 bulan akan kelihatan dampak yang baik," katanya.
Meski begitu kata dia masyarakat tetap diminta untuk menjalankan protokol kesehatan yang ketat dengan menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Berdasarkan data di situs Satgas Penanganan Covid-19, dilaporkan ada 9.640 kasus baru Corona pada Minggu (10/1/2021) sehingga sejak Maret sudah ada 828.026 kasus di Tanah Air.
Selain itu, dilaporkan ada penambahan pasien sembuh sebanyak 7.513, sehingga hingga hari ini ada 681.024 pasien yang sembuh.
Sementara itu, dilaporkan juga hari ini ada 182 pasien meninggal akibat Covid-19. Total tercatat ada sebanyak 24.129 yang meninggal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar