Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih berada di zona merah.
Melansir data RTI Rabu (27/1/2021), IHSG diawal pra perdagangan naik 12,9 basis poin ke level 6.153 atau menguat 0,21 persen dibandingkan penutupan kemarin yang ditutup melemah di level 6.140.
Namun pukul 09:03 Wib, laju IHSG justru makin melemah dengan penurunan sebanyak 20 basis poin atau melemah 0,33 persen ke level 6.119.
Sebanyak 105 saham menguat, 188 saham melemah dan 151 saham belum ditransaksikan.
Pengamat pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, IHSG akan terus mengalami tekanan jual.
Dimana kata dia hingga hari ke-9 IHSG sudah turun sebesar -295.03 poin atau terkoreksi 4,7 persen sebagai respons adjustment valuation yang lebih rendah dari perkiraan awal sebagai dampak perlambatan ekonomi di kuartal 1/2021.
Akan tetapi di saat yang sama ketika investor lokal sedang galau tingkat dewa, ada kabar baik di mana investor asing justru membukukan Net Buy sekitar Rp 1,2 triliun.
"Tekanan jual nampaknya belum beranjak dari Bursa Indonesia Rabu ini menyusul terkoreksinya indeks Dow Jones semalam kembali turun sebesar -0.07 persen," ungkap Edwin Sebayang, dalam risetnya.
Dirinya menilai, saat ini adalah momen yang pas untuk melakukan akumulasi beli atas saham yang berprospek bagus dengan valuasi yang murah serta didukung aksi korporasi yang menciptakan value atas emiten tersebut.
Baca Juga: IHSG Empat Hari Anjlok Berturut-turut, Investor Yakin Segera Bangkit
Edwin memproyeksikan, IHSG akan bergerak pada rentang 6.103 - 6.196 pada perdagangan Rabu ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil
-
BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?