Suara.com - Investasi dalam bentuk saham saat ini sudah menjadi hal lumrah bagi masyarakat, tak terkecuali anak muda. Sebab, membeli saham sekarang semakin mudah dan dapat dilakukan secara online. Bagi investor pemula, sebaiknya kalian menyimak cara beli saham berikut ini.
Kebanyakan orang membeli saham dengan tujuan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa depan dengan investasi. Apalagi, investasi saham dapat digunakan baik jangka pendek maupun panjang.
Meskipun menjanjikan keuntungan atau timbal balik yang besar, investasi saham juga memiliki resiko paling tinggi dibandingkan investasi pasar modal lainnya.
Oleh karena itu, sangat penting bagi seseorang untuk jeli dalam memilih saham yang akan dibelinya. Sebab, tidak sedikit dari para investor yang mengalami kegagalan sebab tidak menghiraukan cara membeli saham yang tepat.
Tapi bagi Anda yang ingin membeli saham jangan khawatir, karena Suara.com telah tuliskan tata cara membeli saham untuk pemula berikut ini.
1. Tentukan Perusahaan Sekuritas
Sebelum membeli saham, kalian perlu menentukan perusahaan sekuritas yang akan dipakai. Perusahaan sekuritas berperan sebagai perantara dalam melakukan jual beli saham dan akan membantu dalam pembukaan rekening saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Cara pemilihan perusahaan sekuritas dapat dilakukan dengan memilih perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar di BEI. Selain itu pastikan bahwa proses pengisian saldo dan penarikannya mudah.
2. Membuka Rekening Dana Nasabah (RDN)
Baca Juga: Reksa Dana Diprediksi Meningkat Dua Kali Lipat Pada Tahun 2021
Cara membeli saham berikutnya adalah membuka RDN atau rekening dana nasabah. Pembukaan RDN atas nama investor akan dibantu oleh perusahaan sekuritas yang telah Anda pilih.
Kini, pendaftaran RDN dapat dilakukan secara online dengan menyiapkan persyaratan seperti KTP, NPWP (Jika ada), halaman depan atau cover buku tabungan, lalu mengisi formulir yang tersedia.
3. Memilih Saham yang Dibeli
Setelah RDN tersedia, kalian juga perlu mengaktifkan akun di aplikasi trading milik sekuritas. Aplikasi trading berfungsi menjadi alat untuk melakukan transaksi jual beli atau pun pusat informasi pasar saham.
Jika langkah di atas sudah semua, kamu bisa memilih saham yang akan dibeli. Langkah ini adalah hal terpenting karena akan menentukan besarnya investasi Anda ke depan.
Sebelum memilih saham, Anda dapat melihat faktor seperti kinerja perusahaan dan prospek produk mereka di masa depan. Apabila mengalami kesulitan, Anda dapat meminta masukan dari perusahaan sekuritas yang Anda pilih.
Apabila Anda sudah menentukan saham yang akan dibeli, Anda dapat membeli saham melalui broker atau membeli sendiri melalui aplikasi trading saham online. Umumnya, sebuah perusahaan sekuritas yang baik sudah memiliki sistem trading sendiri yang bisa diunduh di ponsel.
4. Lakukan Pemantauan Pasar
Harga saham di pasar sangat dipengaruhi berbagai faktor seperti kondisi ekonomi, politik, kemanan dan beberapa faktor lainnya.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memantau saham secara berkala. Dari hasil pemantauan, Anda akan mengetahui naik turunnya harga saham, dari sinilah Anda dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham sehingga Anda dapat memperoleh keuntungan.
Itulah cara beli saham yang perlu kalian ketahui, terutama bagi investor pemula. Semoga berhasil!
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar
-
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati