Suara.com - Harga emas dunia stabil meskipun dolar AS melemah akibat data inflasi yang lemah pada Januari 2021.
Mengutip CNBC, Kamis (11/2/2021) harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.842,66 dolar AS per ounce, sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup juga meningkat 0,3 persen menjadi 1.842,70 per ounce.
"Emas berada dalam posisi tarik-menarik," kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.
Dia menambahkan bahwa kendati depresiasi dolar merupakan sentimen bullish, ada ekspektasi paket stimulus jumbo di Amerika pada akhirnya dapat mengarah pada suku bunga yang lebih tinggi, yang akan meningkatkan opportunity cost memegang emas.
Sementara itu platinum melesat ke level tertingginya dalam enam tahun terakhir, sementara paladium melonjak lebih dari 3 persen di tengah harapan permintaan dari sektor otomotif saat ekonomi pulih kembali, dengan pasokan kemungkinan akan mengetat.
Harga platinum melonjak 5,3 persen menjadi 1.237,45 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak Februari 2015 di 1.250,00 dolar AS per ounce.
"Kami perkirakan permintaan otomotif meningkat secara global saat kita memasuki fase pemulihan," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.
Sedangkan paladium melejit sebanyaknya 3,1 persen dan terakhir menguat 1,4 persen menjadi 2.351,59 dolar AS per ounce.
Pasar juga mengambil isyarat dari laporan Johnson Matthey, yang mengatakan kedua logam tersebut yang digunakan dalam catalytic converter untuk membersihkan asap knalpot mobil dapat mengalami kekurangan pasokan tahun ini.
Baca Juga: Naik Rp 2.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 945.000 per Gram
Di sisi lain, perak turun 0,6 persen menjadi 27,05 dolar AS per ounce. Hiruk-piruk investor ritel pekan lalu mendorong perak meroket setingginya ke posisi 30,03 dolar AS per ounce, sebelum penurunan tajam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar