Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah pada Kamis pagi ini (25/3/2021) dibuka masih melemah terhadap dolar AS dibandingkan penutupan Rabu kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp 14.435 per dolar AS, sedangkan penutupan Rabu kemarin yang berada di level Rp 14.425 per dolar AS.
Pelemahan itu berlanjut, terpantau pada pukul 09.30 WIB terpantau nilai tukar rupiah melemah 31,5 poin atau 0,22 persen dibanding pembukaan di level Rp 14.456 per dolar AS.
Analis Riset Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan, tren rupiah kemungkinan masih melemah pada hari ini di tengah outlook menguatnya dolar AS.
"Jika pasar mempertimbangkan pernyataan dari ketua Federal Reseve Jerome Powell dan menteri keuangan AS Janet Yellen yang mengatakan kepada Kongres AS bahwa mereka memiliki keyakinan bahwa ekonomi AS akan tumbuh dengan baik di tahun ini," ujar Faisyal dalam riset hariannya.
Sentimen lain, lanjut Faisyal, yang dapat menjadi beban untuk pergerakan rupiah adalah kekhawatiran terhadap gelombang ketiga Covid-19 di Eropa yang telah memaksa beberapa negara melakukan kebijakan lockdown yang mana itu dapat membuat pasar menjauhi aset berisiko termasuk rupiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
IHSG Ambles di Bawah Level 8.000, 753 Saham Anjlok
-
Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI