Suara.com - Zakiah Aini terduga teroris yang tewas ditembak mati di Mabes Polri meninggalkan surat wasiat. Surat wasiat Zakiah Aini dikirimkan untuk ayah, ibu, adik dan orang-orang yang dicintainya.
Salah satu isi wasiatnya, Zakiah Aini meminta keluarganya berhenti berhubungan dengan bank karena riba dan tidak diberkahi Allah.
Menanggapi hal tersebut, Pemerhati Perbankan dari Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, sebenarnya masyarakat bisa memilih untuk menyimpan dananya di perbankan atau tidak.
Apalagi, kini perbankan ada yang sistemnya konvensional dan ada sistem syariah sesuai dengan ketentuan-kentuan Islam.
"Semua orang berhak memilih. Kalau meyakini bank Itu riba, bisa memilih bank syariah," ujar Piter saat dihubungi, Kamis (1/4/2021).
Untuk diketahui, sistem operasi bank syariah berbeda dengan bank konvensional.
Bank Syariah menjalankan operasi dan pemberian kredit berdasarkan kaidah islam, mulai dari akad, imbal bagi hasil, hingga penyaluran kredit untuk bisnis halal.
Dalam hal ini, Piter melanjutkan, jika masyarakat memang masih tidak yakin untuk menggunakan perbankan syariah, boleh tak menggunakan jasa perbankan. Akan tetapi, jangan juga melakukan aksi teror seperti Zakiah Aini.
Piter juga meyakini, kinerja dan operasional perbankan tidak akan terganggu dengan ajakan Zakiah Aini.
Baca Juga: Kritik Penembakan Penyerang Mabes Polri, Eks FPI: Nyawa Murah di Indonesia
"Perbankan tidak akan terganggu oleh adanya aksi teror yang mengajak untuk meninggalkan bank," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Antam Tebar Dividen Rp5 Triliun, Tiap Pemegang Saham Dapat Jatah Jumbo!
-
Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU
-
IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor
-
Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus
-
Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax
-
Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax
-
Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah
-
Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter
-
Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite
-
Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI