Suara.com - Produsen film plastik kemasan milik Grup Salim, PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) berhasil mengantongi laba bersih sebesar 7,88 juta dolar AS atau setara Rp 114 miliar.
Raihan laba bersih ini meningkat sebesar 86,7 persen sepanjang tahun lalu, di mana perolehan labanya sebesar USD 4,22 juta atau setara Rp 61,1 miliar.
Investor Relations Manager PT IPOL, Fransiska Putri mengungkapkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan, perseroan berencana mengalokasikan sekitar 28,08 persen untuk dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham.
Sebanyak 28,8 persen dari USD 4,22 juta itu adalah 2,21 juta Dolar AS atau setara Rp 32 miliar.
“Tanggal pencatatan terakhir bagi para pemegang saham untuk menerima dividen adalah tanggal 7 Mei 2021. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan akan dilaksanakan pada 28 Mei 2021,” ujarnya di Jakarta, Selasa (27/4/2021).
Para pemegang saham bakal membawa pulang dana Rp 5 per lembar saham.
Perseroan juga menyisihkan sebagian atau sekitar USD 100 ribu atau 1,27 persen laba bersih yang diperoleh tahun lalu, untuk dana cadangan.
“Sedangkan sisanya, sekitar 5.57 juta Dolar AS atau 70,65 persen dari laba bersih IPOL 2020, dibukukan sebagai laba ditahan guna mendukung kegiatan serta ekspansi perusahaan dimasa mendatang."
Baca Juga: XL Axiata Bagi-bagi Dividen Jadi 50 Persen, EBITDA Capai Lonjakan Tertinggi
Berita Terkait
-
XL Axiata Bagi-bagi Dividen Jadi 50 Persen, EBITDA Capai Lonjakan Tertinggi
-
Bagi-bagi Dividen Rp12,1 Triliun, BRI Setor ke Negara Rp6,88 Triliun
-
Setoran Pajak dari BUMN 9 Tahun Terakhir Capai Rp 1.518 Triliun
-
Pemerintah Kantongi Rp378 Triliun dari Hasil Dividen PMN BUMN
-
Erick Thohir Pecut BUMN Supaya Rajin Setor Dividen ke Negara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026