Suara.com - BRI secara konsisten terus mendorong agar pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia, agar semakin melek digital dan bisa naik kelas. Kali ini, BRI menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pemberdayaan bagi para pelaku UMKM yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Beberapa materi yang diajarkan dalam kegiatan ini, seperti business mindset, manajemen keuangan sederhana dan pengenalan digital marketing. Kegiatan tersebut diikuti 20 peserta, yang berasal dari 5 KUBE di wilayah Grobogan.
Mengangkat tema “Pelatihan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dalam Upaya Penguatan dan Peningkatan Pemberdayaan Sekumpulan Usaha Rumahan”. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara BRI bersama Dinas Sosial Kabupaten Grobogan.
Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan, untuk mendorong pelaku UMKM beradaptasi terhadap lingkungan bisnis yang dinamis, bukanlah hal yang mudah. Karena itu, perlu dilakukan pendampingan dan pemberdayaan.
“Pendekatan berbasis edukasi telah kami lakukan dalam mendampingi dan memberdayakan UMKM, termasuk mendorong agar pelaku usaha semakin melek digital sehingga mereka bisa naik kelas,” ujarnya.
Terkait BRIncubator Goes To KUBE, Aestika menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan ini, untuk memberikan pendampingan dan pelatihan agar pelaku usaha bisa meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat mengembangkan bisnisnya ke depan.
Dalam kegiatan BRIncubator Goes To KUBE tersebut, BRI juga memperkenalkan aplikasi pemberdayaan online BRI yakni LinkUMKM. Aplikasi terbaru dari BRI ini menjadi sarana pemberdayaan secara digital/daring untuk UMKM agar pelaku usaha bisa belajar secara mandiri dalam meningkatkan kompetensi dan kapasitas usahanya supaya naik kelas.
LinkUMKM dapat diakses pelaku UMKM melalui website www.linkumkm.id juga dapat diakses dengan aplikasi. Platform ini memiliki berbagai macam menu pendukung pemberdayaan yang sudah disediakan dalam aplikasi LinkUMKM antara lain UMKMSmart, Skoring UMKM Naik Kelas, Etalase UMKM dan Rumah BUMN.
UMKM Smart merupakan sarana pembelajaran digital/online UMKM, yang sudah dilengkapi dengan ratusan materi pelatihan bisnis untuk UMKM. Adapun skoring UMKM Naik Kelas, yakni suatu sistem self asesment UMKM yang berfungsi untuk mengetahui level kelas usaha UMKM dan untuk mengetahui kekuatan serta kelemahan bisnis UMKM supaya mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Meski BRIsyariah Dimerger, Aset BRI Tetap Tumbuh Positif di Kuartal I 2021
Sedangkan menu etalase UMKM berisi foto-foto produk UMKM sebagai sarana promosi untuk produk UMKM dari seluruh Indonesia. Terakhir, menu Rumah BUMN, yang berisi jadwal pelatihan yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN BRI seluruh Indonesia yang bisa diikuti oleh UMKM baik secara online maupun offline.
“Selain mengenalkan aplikasi LinkUMKM, peserta juga mendapat materi-materi yang diajarkan oleh pemateri (coach) yang sudah tersertifikasi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Kami fokus untuk menanamkan semangat kewirausahaan kepada debitur dan pelaku usaha untuk menjaga dan meningkatkan semangat mereka agar terus mengembangkan bisnisnya,” ungkap Aestika.
Ia menegaskan, BRI secara kontinyu terus melakukan pelatihan dan pendampingan entrepreneurship bagi masyarakat di berbagai daerah.
“Kami akan terus mengadakan kegiatan serupa dengan materi yang berbeda serta menyasar pelaku-pelaku usaha di berbagai daerah. Kami juga akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian dan lembaga dalam memberikan pelatihan dan pendampingan ini” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi
-
Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu
-
Pengusaha IHT Minta Pemerintah Membina, Bukan Binasakan Industri Tembakau
-
Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target
-
Timothy Ronald dan Akademi Crypto Mendadak Viral, Apa Penyebabnya
-
Indonesia Raih Posisi Runner-up di Thailand, BRI Salurkan Bonus Atlet SEA Games 2025
-
Fenomena Demam Saham Asuransi Awal 2026, Kesempatan atau Jebakan Bandar?
-
IATA Awali Operasional Tambang di Musi Banyuasin, Gandeng Unit UNTR
-
Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil
-
APBN Tekor Hampir 3 Persen, Dalih Purbaya: Saya Buat Nol Defisit Bisa, Tapi Ekonomi Morat-marit