Bisnis / makro
Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Ilustrasi sarang burung walet. (Envato)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, komoditas porang dan sarang burung walet masuk dalam komoditas super prioritas dalam meningkatkan nilai ekspor di bidang pertanian. Ini lantaran porang dan sarang burung walet berhasil meningkatkan nilai ekspor pertanian tanah air.

"Ekspor di bidang pertanian meningkat 15 persen dengan nilai kurang lebih 500 triliun. Karena itu porang dan sarang burung walet masuk dalam program super prioritas," ujar SYL saat meninjau kebun tanaman porang dan sarang burung walet di Desa Talumae, Kecamatan Watan Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu, (5/6/2021).

Kata SYL, Kementan akan mendorong perluasan tanaman Porang di Sulsel, dengan meminta Dirjen terkait agar mempermudah warga dalam menanam Porang.

"Potensi sarang burung walet dan Porang sangat menjanjikan, apalagi penanganan Porang dan walet baru ditangani satu tahun terakhir. Kita berharap ke depan ekspornya makin meningkat," katanya.

Baca Juga: Kementan Bangun Irigasi Perpompaan, Produktivitas Petani Rejang Lebong Melonjak

Di sisi lain, SYL juga mendorong lahirnya jutaan petani milenial yang memiliki kemampuan lebih dalam mengelola sektor pertanian, khususnya komoditas porang dan walet. Ke depan, mereka diharapkan mampu melewati tantangan dan mengkoneksikan pasar ekspor.

"Sesuai arahan Presiden Jokowi kita harus mengakselerasi komoditas komoditas yang memang menjanjikan dan memiliki skala ekonomi yang menguntungkan. Karena itu generasi muda harus turun membangun sektor pertanian," katanya.

Di samping itu, dalam upaya memajukan komoditas porang hingga menghasilkan kualitas ekspor yang bagus, perlu melibatkan peran lintas antar kementerian. Misalnya Kementan di sisi pengembangan budidaya dan produksinya, sementara bagian hilir Kementerian Perindustrian yang membina industri pengolahan, sedangkan pasar dan ekspor perlu peranan Kementerian Perdagangan.

"Porang ini masa depan. Saya mau lihat hasil pengembangannya dalam 3 bulan lagi. Buat ini lebih kuat agar ekspor kita makin meningkat," tutupnya.

Baca Juga: Mentan: Generasi Muda Perlu Manfaatkan Peluang untuk Menangkan Kompetisi