Suara.com - PT Trinity Healthcare (THC) sebagai pemegang saham pengendali DNR Corporation akan memasukan (inbreng) berupa saham kepemilikan THC pada DNR Corporation kedalam PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA), sehingga nantinya DNR Corporation akan menjadi bagian dari ZBRA.
Hal ini tentu saja akan mengubah wajah bisnis ZBRA dari perusahaan yang bergerak di bidang transportasi taksi menjadi perusahaan yang menyediakan rantai pasok yang terintegrasi dari hulu ke hilir (integrated end-to-end supply chain).
Berdasarkan data Keterbukaan Informasi, DNR Corporation sendiri merupakan perusahaan yang didirikan sejak tahun 1963, yang pada awalnya memiliki kegiatan usaha yang bergerak dalam bidang perdagangan besar makanan dan minuman lainnya, perdagangan besar alat laboratorium, farmasi dan kedokteran, perdagangan besar farmasi, perdagangan besar kosmetik, perdagangan besar obat tradisonal dan distribusi.
Namun seiring berjalan nya waktu, DNR Corporation mampu mengembangkan konsep integrated end-to-end supply chain solution untuk menjawab tantangan dalam hal memenuhi kebutuhan masyarakat melalui kelima anak perusahaan yang dikenal dengan MTG, DNR Distribusi, iStore iSend Indonesia, DPORT, dan BIG.
Kelima inti bisnis anak perusahaan DNR Corporation inilah yang nanti akan menjadi inti usaha ZBRA dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis usahanya.
Sistem, jaringan serta infrastruktur DNR Corporation yang tersebar dari Aceh sampai dengan Merauke ditambah sumber daya manusia yang professional merupakan keunggulan DNR Corporation, yang mana hal ini sudah teruji mengingat eksistensi DNR Corporation yang sudah sekitar 58 tahun menjalankan bisnisnya.
Sisi lain yang menjadi perhatian penting, khususnya bagi para investor adalah dari sisi pelaporan keuangan antara ZBRA dengan DNR Corporation. Melansir laporan keuangan kedua perseroan, pada tahun 2019, ZBRA mencatat besaran revenue sebesar kurang lebih Rp 15,7 miliar dan di tahun 2020, pendapatan usaha bersih (revenue) ZBRA yang berhasil dicatatkan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya dengan nilai yakni sebesar kurang lebih Rp 14,7 miliar.
Angka inilah yang membuat performa ZBRA di pasar bursa efek Indonesia memunculkan istilah “ekuitas negatif”, namun perlu diingat “ekuitas negatif” sebagaimana dimaksud terjadi pada saat ZBRA masih menjalankan bisnis transportasi taksi.
Sedangkan untuk laporan keuangan DNR Corporation pada sepanjang tahun 2020, DNR Corporation berhasil meningkatkan nilai tersebut dengan omset kotor sekitar kurang lebih Rp 4,3 triliun dan pendapatan (revenue) sekitar kurang lebih Rp 3,8 triliun. Hal ini jelas menimbulkan keyakinan dan optimistis bagi bisnis DNR Corporation kedepan, khususnya ditengah situasi pandemi COVID-19 saat ini.
Baca Juga: Laporan Keuangan Pemkab Jember Tidak Wajar, Pengamat: Berpotensi Pidana
Melihat laporan keuangan DNR Corporation yang terus menunjukkan peningkatan ditambah nilai ekuitas yang dimiliki DNR Corporation yakni sekitar Rp 1,1 triliun serta nilai aset sekitar Rp 2,7 triliun, menjadi modal awal untuk ZBRA di bawah manajemen baru untuk mengkonsolidasikan Laporan Keuangan perseroan ZBRA dengan Laporan Keuangan DNR, sehingga dengan adanya hal ini akan akan memberikan pengaruh positif bagi perseroan dan merubah performa ZBRA yang tercatat di pasar bursa selama ini dari “ekuitas negatif” menjadi “ekuitas positif”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kredit Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Bank Danamon Naik 33% di Semester I-2026
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud Perkuat Pemberdayaan UMKM
-
Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang
-
Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti
-
Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo
-
Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja
-
Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?