- PKSS siagakan 10.000 Satpam amankan sektor vital nasional selama libur Idul Fitri.
- Perketat keamanan, PKSS intensifkan patroli 24 jam dan sinergi dengan aparat hukum.
- Direktur PKSS tegaskan komitmen pengamanan profesional dengan standar layanan G-STAR.
Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, denyut aktivitas masyarakat di berbagai sektor mulai menunjukkan peningkatan drastis. Fenomena mudik jutaan orang hingga membeludaknya pusat perbelanjaan dan layanan publik menuntut kewaspadaan tinggi. Menjawab tantangan ini, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) mengambil langkah strategis untuk menjamin keamanan nasional di sektor bisnis.
Sebagai penyedia jasa pengamanan terbesar di tanah air, PKSS menggelar apel siaga dan pembinaan masif bagi personel Satuan Pengamanan (Satpam). Tak tanggung-tanggung, lebih dari 10.000 personel dikerahkan, baik secara onsite maupun daring, untuk memperkuat pengamanan di sektor perbankan, pemerintahan, hingga ritel di seluruh penjuru Indonesia.
"PKSS berkomitmen memastikan seluruh personel tetap siaga dan menjalankan tugas secara profesional sehingga operasional dapat berjalan aman dan lancar selama periode Hari Raya Idul Fitri," tegas President Director PKSS, Sadmiadi, dalam keterangannya.
Selain pembinaan teknis, PKSS memperketat pengawasan melalui patroli operasional 24 jam di seluruh kantor cabang. Langkah ini dilakukan guna menutup celah potensi kriminalitas selama periode libur panjang.
Menariknya, PKSS tidak bergerak sendiri. Perusahaan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum di masing-masing wilayah. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan ekosistem keamanan yang kondusif bagi operasional klien maupun masyarakat umum.
Dalam menjalankan tugasnya, seluruh personel diinstruksikan untuk memegang teguh nilai G-STAR (Grooming, Siap, Tanggap, Aktif, dan Responsif). Nilai ini menjadi standar emas PKSS dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya aman, tetapi juga profesional dan humanis di tengah tingginya tensi aktivitas Lebaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun