Suara.com - BUMN Muda, komunitas generasi muda di lingkungan BUMN, diresmikan, sebagai inisiatif strategis untuk menyatukan dan menguatkan peran talenta muda potensial dari seluruh BUMN sebagai penggerak transformasi BUMN menjadi korporasi profesional berkelas dunia.
Di bawah naungan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) yang menjadi mitra strategis Kementerian BUMN dalam transformasi dan pengembangan human capital di BUMN, komunitas BUMN Muda menjadi wadah bagi generasi muda insan BUMN untuk menyatukan gagasan, mengembangkan potensi, serta meningkatkan kompetensi agar berkontribusi aktif sebagai agen perubahan dan pemimpin generasi baru di BUMN di masa kini, dan mendatang.
Pembentukan BUMN Muda sejalan dengan agenda dan target transformasi human capital yang ditetapkan Menteri BUMN, Erick Thohir, untuk meningkatkan persentase generasi muda di bawah 42 tahun di jajaran BoD dan BoD-1 BUMN sebanyak minimal 5 persen tahun ini dan 10 persen di tahun 2023.
“Komitmen Menteri BUMN Erick Thohir ini merupakan game changer di BUMN. Bersama FHCI, BUMN Muda siap mengawalnya, dan menjadi support system serta mitra strategis agar insan muda BUMN bisa berkiprah sebagai agen perubahan, dan pemimpin generasi baru yang berlandaskan core values AKHLAK,” kata Ketua BUMN Muda, Soleh Ayubi pada acara peresmian BUMN Muda, Senin (14/6/2021), di M Bloc Space Area, Jakarta Selatan.
Erick yang hadir pada acara tersebut, menyambut antusias kehadiran BUMN Muda.
“Generasi muda bukan beban, apalagi ancaman, tetapi justru jadi inspirasi, energi, membawa inovasi dan penggerak kemajuan dan transformasi BUMN," katanya.
Ia menegaskan, “Keseriusan saya untuk mendorong kepemimpinan milenial di jajaran pimpinan harap ditindaklanjuti dari 3 sisi. Pertama policy, lingkungan dan budaya kerja yang mendukung. Kedua, pengembangan kapasitas lewat pelatihan dan mentoring, serta ketiga, ini yang penting, kesempatan-kesempatan-kesempatan. Berikan generasi muda kesempatan untuk berkontribusi tidak hanya sebagai eksekutor, tetapi pemikir, dan pemimpin."
Lebih lanjut tentang BUMN Muda, Soleh Ayubi menyatakan, “BUMN Muda akan memfokuskan kegiatannya pada membangun kepemimpinan, interpersonal, mentoring, dan pengembangan keterampilan. Dengan puncak bonus demografi pada tahun 2030 dan lebih dari 72 persen SDM BUMN dari generasi muda, maka ia akan membangun talenta muda BUMN sebagai generasi emas, dan kolaborasi lintas generasi di lingkungan BUMN menjadi kunci BUMN bisa bersaing di tingkat nasional dan global.”
Ayubi saat ini menjabat sebagai Direktur Transformation and Digital Office di Bio Farma. Acara peresmian BUMN Muda digelar sekaligus sebagai momen silaturahmi insan muda BUMN dengan Erick.
Baca Juga: Dengan Bantuan BRI, Bisnis Kerupuk Kulit Zetria Kini Beromzet Rp200 Juta per Bulan
Pada acara bertajuk “Erick Thohir Menyapa: Fast Break Menuju Generasi Emas BUMN” ini, hadir seluruh pemuda-pemudi berprestasi, direksi dari seluruh BUMN memberikan komitmen untuk berkolaborasi, mengembangkan talenta muda agar dapat lebih maju dan berkembang guna kemajuan BUMN dan berdampak bagi bangsa.
BUMN Muda juga menghadirkan para pegiat UMKM, tokoh publik untuk ikut serta berbagi inspirasi. Kegiatan ini digelar sesuai standar protokol kesehatan yang ketat. Seluruh perangkat serta venue telah melalui proses sterilisasi, sementara para peserta wajib melalui tes swab antigen di tempat, mengenakan masker, dan menjaga jarak.
Berita Terkait
-
Kaka Slank Sebut Tenang Usai Vaksin Covid-19, Netizen Singgung Jabatan Komisaris
-
Dengan Bantuan BRI, Bisnis Kerupuk Kulit Zetria Kini Beromzet Rp200 Juta per Bulan
-
Menteri BUMN Erick Thohir Kunjungi SPBT Pamarican
-
Tingkat Pendidikan Generasi Muda Indonesia Masih Rendah
-
Erick Thohir Ingin BUMN-BUMN Lirik Potensi Kaum Perempuan dalam Bekerja
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026