Suara.com - KB Bukopin resmi memiliki komposisi manajemen baru dengan ditunjuknya Chang Su Choi untuk menggantikan Rivan Achmad Purwantono sebagai President Director KB Bukopin yang baru.
Chang menyampaikan rasa terima kasih yang begitu besar kepada Rivan atas dedikasi yang diberikan kepada KB Bukopin pasca krisis tahun lalu.
"Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Bapak Rivan yang telah memperjuangkan Bank KB Bukopin dimasa masa sulit karena dampak Covid 19. Saya mendoakan Bapak Rivan selalu menjadi pemimpin yang hebat dan akan selalu mendukung dan mencintai KB Bukopin,” ujar Chang ditulis Senin (21/6/2021).
Chang Su Choi bukan merupakan sosok baru di KB Bukopin, sebelumnya Chang menduduki jabatan sebagai Komisaris untuk menjadi perwakilan KB Kookmin Bank.
Kapabilitas dan kompetensi Chang sebagai bankir di bank terbesar di Korea Selatan tersebut. Selama menjabat menjadi Komisaris KB Bukopin, termasuk mengawal dan mendukung keputusan manajemen dalam upaya normalisasi dan kemajuan Perseroan pasca dihantam dampak pandemi Covid-19 sejak Maret 2020.
“Sejak 3 tahun lalu menjabat Managing Director di Global Business Kookmin Bank, sehingga kami memang fokus mengembangkan bisnis diluar wilayah Korea Selatan, termasuk di Indonesia. Saya juga memahami tantangan yang cukup berat dan tanggung jawab menjadi CEO dimasa bisnis yang sulit akibat pandemic Covid 19 saat ini. Melihat kondisi KB Bukopin saat ini yang mulai stabil, berhasil mengatasi masa sulit, dan mulai berfokus pada perubahan system dan perbaikan structural. Saya berkomitmen kepada nasabah, shareholder, karyawan untuk melakukan yang terbaik dan membantu KB Bukopin melakukan turn around dan tumbuh menjadib bank terdepan di Indonesia bersama dengan tim manajemen yang baru dibentuk,” jelas Chang dalam konferensi pers setelah RUPST 17 Juni lalu.
Untuk mencapai misi KB Bukopin menjadi Bank terdepan di Indonesia, Chang telah mempersiapkan beberapa langkah strategis. Fokus KB Bukopin ke depan mengarahkan manajemen untuk memiliki orientasi pada nasabah (customer centric), manajemen lokal dan meningkatkan transfer knowledge dalam hal teknik keuangan maupun IT kepada KB Bukopin.
Untuk mencapai orientasi customer centric, kedepan KB Bukopin akan meningkatkan customer experience melalui penyediaan layanan yang mudah, cepat dan nyaman. Sehingga diharapkan trust nasabah akan meningkat melalui kehandalan KB Bukopin dalam mengelola aset nasabah dengan aman.
“Untuk mewujudkan harapan tersebut, KB Bukopin harus muncul dengan image dan positioning baru sebagai Bank yang memiliki kekuatan dan kehandalan IT yang kuat seperti perbankan digital,” tegas Chang.
Baca Juga: Negara Ini Akui Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Bank Dunia Menolak
Sebagai President Director KB Bukopin yang baru, Chang memiliki antusias dan komitmen yang cukup tinggi untuk membawa KB Bukopin bertansformasi menjadi Bank Terdepan di Indonesia yang mampu memberikan pelayanan yang mudah dan nyaman serta bertransformasi sebagai bank pemain utama IT yang powerful.
“Setelah pengangkatan saya, saya akan berupaya untuk membawa perseroan menjadi pemain utama IT yang powerful sehingga mampu memberikan kepuasan kepada seluruh nasabah KB Bukopin,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?