Suara.com - Harga emas dunia kembali bersinar terangkat komentar menenangkan dari Chairman Federal Reserve Jerome Powell yang mengatakan inflasi tidak akan menjadi satu-satunya penentu keputusan suku bunga dan bank sentral tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga.
Mengutip CNBC, Kamis (24/6/2021) harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.782,96 dolar AS per ounce. Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup meningkat 0,3 persen menjadi 1.783,40 dolar AS per ounce.
Komentar Powell menenangkan investor yang khawatir tentang pengetatan kebijakan menyusul perubahan hawkish pekan lalu oleh The Fed.
Namun, logam mulia gagal untuk membalikkan penurunan 6 persen minggu lalu karena ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed bertahan di pasar.
Emas juga diuntungkan dari melemahnya dolar, meningkatkan daya tarik logam kuning bagi pemegang mata uang lainnya.
Sementara itu logam lainnya perak melesat 1,1 persen menjadi 26,02 dolar AS per ounce dan paladium melambung 2,5 persen menjadi 2.620,12 dolar AS per ounce. Platinum melonjak 1,1 persen menjadi 1.091,43 dolar AS per ounce.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak
-
Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia
-
MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO
-
Emiten BCIC Sulap Tabungan Nasabah Jadi Aksi Konservasi Mangrove dan Laut
-
Tak Cuma Pembangkit, Transmisi Disebut Kunci Cegah Blackout Sumatra