Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) memperingati satu tahun implementasi AKHLAK yang digagas oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran direksi Pupuk Indonesia dan anak perusahaan, serta diikuti lebih dari 500 karyawan. Hadir pula sebagai pembicara Menteri ESDM periode 2016-2019, Ignatius Jonan.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman, menyatakan bahwa implementasi AKHLAK berhasil membuat semua budaya kerja di holding maupun anak perusahaan berjalan semakin baik, harmonis, dan kolaboratif.
"Setelah implementasi AKHLAK, alhamdulillah ruang silo mentality terus mengecil, semua bisa berjalan baik, harmonis, dan kolaboratif," kata Bakir dalam acara Peringatan Satu Tahun Implementasi AKHLAK, Kamis (29/7/2021).
Pupuk Indonesia Grup, lanjut Bakir, mengimplementasikan AKHLAK melalui pendekatan holistik yang mana komunikasi yang dibangun tidak hanya bersifat formal melainkan informal, dan persuasif.
"Dengan melibatkan teman-teman yang muda, kita buatkan saluran bottom up, tidak hanya top-down sehingga output atau yang kami canangkan sebagai world class human capital bukan hanya terlaksana, tapi juga dapat kami akselerasi pencapaiannya Insha Allah pada tahun 2023," kata Bakir.
Menurut Bakir, implementasi AKHLAK akan didukung beberapa program yang mampu meningkatkan nilai-nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif pada setiap insan di Pupuk Indonesia Grup.
Selain itu, program AKHLAK juga diintegrasikan dengan human capital development. Di mana program rotasi dan promosi serta penerimaan karyawan baru sejalan dengan budaya AKHLAK Pupuk Indonesia Grup.
"Mari kita jadikan peringatan Satu Tahun AKHLAK ini sebagai sarana untuk meningkatkan implementasi budaya AKHLAK di perusahaan kita bisa gunakan sebaik-baiknya untuk melakukan perubahan dengan transformasi bisnis tengah yang dijalankan Pupuk Indonesia Grup untuk mencapai visi, misi dan strategi yang telah kita tetapkan untuk menjadi perusahaan kelas dunia," kata Bakir.
Sebelumnya, Pupuk Indonesia berhasil menjadi role model integrasi roadmap holding terbaik kategori perusahaan BUMN dalam ajang AKHLAK Award 2021 yang diselenggarakan oleh ACT Consulting dan Kementerian BUMN.
Baca Juga: Telkom Perkuat Implementasi Nilai AKHLAK Demi Akselerasi Digital Indonesia
Selain Pupuk Indonesia, terdapat dua anak perusahaan yang juga menerima pengahrgaan. Mereka adalah PT Petrokimia Gresik yang berhasil meraih Runner Up dan PT Pupuk Kalimantan Timur yang menjadi juara untuk Indeks Implementasi Adaptif Terbaik kategori Anak Perusahaan BUMN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen