Suara.com - Menjadi pengusaha sukses adalah sebuah cita-cita dari beberapa anak yang mendapatkan beasiswa dari Sandiaga Salahudin Uno, hal tersebut terucap saat ditanya apa cita-cita dari anak-anak setingkat Sekolah Menengah Pertama/sederajat dan Sekolah Menengah Atas/Sederajat ketika pemberian beasiswa dari Kahmipreneur dan Sandiaga Uno.
Seperti yang diungkap oleh Khalid, siswa MTSN 2 Bukit Tinggi, Sumatera Barat mengaku kalau dirinya bercita-cita ingin menjadi pengusaha sukses seperti Sandiaga Uno.
Siswa kelas 8 tersebut adalah putra dari seorang pedagang kecil yang mendapatkan beasiswa gelombang pertama. Menurutnya, sejauh ini memang cita-cita tersebut diharapkan mampu mengubah hidup keluarganya.
“Saya mau jadi pengusaha sukses dan beasiswa ini adalah awal dari mewujudkan cita-cita saya,” ujar anak bontot dari tiga bersaudara tersebut ditulis Selasa (3/8/2021).
Cita-cita tinggi juga datang dari seorang siswi asal Natuna, Riau, Suci Ramadhani siswi kelas 8 ini mengaku ingin menjadi seorang dokter yang bisa membantu masyarakat dalam masalah kesehatan.
Walaupun sang ayah hanya sebagai buruh angkut, dia yakin cita-citanya bisa terwujud.
“Seperti pak sandiaga, pernah terpuruk, tapi akhirnya bisa sukses sampai menjadi menteri seperti sekarang,” tuturnya.
Kesempatan tersebut didapatkan setelah dia mendapatkan beasiswa dari Sandiaga Uno dan Kahmipreneur, apa yang didapatnya kali ini adalah pecutan untuk mencapai cita-citanya.
Berbeda dengan siswa SMK Matlaul Anwar Cibuah, Banten, Muhammad Iskandar Fauzi dia justru lebih tertarik menjadi seorang pendidik.
Baca Juga: Sandiaga Gandeng Kahmipreneur Berikan Program Beasiswa ke Anak Pedagang Kecil
“Saya mau jadi guru Tehnik Komputer, sekarang saya juga ambil jurusan teknik komputer dan ilmunya akan saya turunkan ke murid-murid saya nanti,” ujar siswa kelas 12 tersebut.
Dirinya mengungkapkan, salah satu ketertarikannya dengan dunia komputer karena dunia semakin hari semakin membutuhkan tenaga ahli IT dimana harus mengikuti perkembangan jaman.
Acara pemberian beasiswa dari Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno kembali dilakukan dalam gelombang pertama setelah sebelumnya memberikan beasiswa kepada anak pedagang kecil tingkat mahasiswa, kali ini beasiswa diberikan kepada kalangan Palajar Sekolah Menengah Atas/sederajat dan Sekolah Menengah Pertama/sederajat.
Sandi menuturkan, beasiswa untuk SMA dan SMP ini dibagi menjadi dua golongan yaitu untuk SMA akan menerima Rp400.000, sedangkan untuk SMP menerima Rp300.000.
“Ini baru gelombang pertama, nantinya akan kita lakukan tiap saat,” katanya.
Untuk angkatan pertama ada 100 orang yang berhasil di seleksi dan dihubungi langsung oleh tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM
-
Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!
-
Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga
-
Harga Emas Antam Melonjak ke Rp2,67 Juta per Gram Selama Sepekan
-
Purbaya Klaim Anggaran Pendidikan Tetap Rp 769,1 T Meski Subsidi BBM Naik
-
Purbaya Sesumbar 8.523 Kopdes Merah Putih dan 16 Sekolah Rakyat Sudah Dibangun di Jateng
-
Bank Raya Genjot Transaksi Digital, Digital Saving Melonjak Jadi Rp3 Triliun
-
Purbaya Pamer MBG Ciptakan 193 Ribu Lapangan Kerja di Jateng
-
Target APBN 2025 Banyak Meleset, Purbaya Ungkap Penyebabnya
-
Buruh Waswas Aturan Baru Tembakau, Khawatir Gelombang PHK Meluas