Suara.com - Dalam upaya berkontribusi bagi kesehatan masyarakat Indonesia di tengah masa pandemi Covid-19, Sehat365 mengadakan program Vaksinasi Gotong Royong (VGR) pada 11-12 Agustus 2021, bertempat di Main Loby Baywalk Mall Lt. 1, Pluit, Jakarta Utara.
Program Vaksinasi Gotong Royong ini merupakan sinergi antara Pemerintah Indonesia dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dalam mendukung pelaku usaha untuk mendapatkan akses vaksin Covid-19 bagi para karyawannya dengan menggunakan vaksin Sinopharm yang memiliki catatan efikasi tinggi yaitu 79%.
Dengan mengusung visi-misi mewujudkan jaringan fasilitas kesehatan sebagai sarana pencegahan, pendeteksian dan penanggulangan Covid-19 di Indonesia, Sehat365 akan terus mendorong program vaksinasi ini sesuai dengan alokasi dari program Vaksinasi Gotong Royong sampai kebutuhan vaksin seluruh karyawan dari perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dapat terpenuhi.
"Prioritas kami saat ini adalah mendukung program Vaksinasi Gotong Royong untuk memberikan perlindungan bagi karyawan. Kami ingin secara konkrit mengakselerasi program vaksinasi nasional sehingga ikut mendukung pemulihan ekonomi nasional,” ujar CEO Sehat365, Max Adam Kamil ditulis Kamis (12/8/2021).
"Para peserta yang hadir di program Sentra Vaksin Gotong Royong Sehat365, mendapatkan pelayanan yang maksimal selama rangkaian vaksinasi dimulai dari pemeriksaan hingga pemberian kartu vaksin. Kami terus memantau agar kegiatan ini berjalan dengan baik dari awal hingga selesai,” tambah Max Adam Kamil.
Dalam program Vaksinasi Gotong Royong ini, calon penerima vaksin akan melalui sejumlah tahapan pemeriksaan, mulai dari sebelum vaksinasi dan sesudah vaksinasi.
Di tahap pertama, peserta terlebih dahulu akan melakukan proses registrasi dan verifikasi data. Setelah dinyatakan terdaftar, peserta akan lanjut ke tahap kedua, yakni proses skrining. Dalam proses skrining, peserta akan diperiksa suhu tubuh dan tekanan darahnya oleh petugas medis.
Jika dinyatakan lolos di proses skrining, peserta akan lanjut di tahap ketiga, yakni divaksin oleh petugas medis. Tahapan terakhir adalah masa observasi selama kurang lebih 30 menit.
Dalam tahapan ini, peserta diberikan kartu vaksinasi dan diperbolehkan pulang jika dalam masa observasi tidak ditemukan efek samping.
Baca Juga: Vaksinasi Gotong Royong Berbayar Individu Dihapus, Bagaimana Alokasi Stok Vaksinnya?
"Sehat365 sangat mendukung upaya Pemerintah bersama KADIN dalam penyelenggaraan program Vaksinasi Gotong Royong. Selain vaksinasi, Sehat365 juga senantiasa menginformasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu menerapkan protokol kesehatan." pungkas Max
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal