Suara.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengajak para anak muda untuk bisa peduli dan menangangi kerusakan lingkungan di masa pandemi Covid-19.
Ia menjelaskan, masa pandemi ini bisa menjadi pembelajaran untuk melahirkan berbagai solusi yang tidak hanya mengatasi penderitaan akibat pandemi tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan bahkan mungkin peradaban manusia.
"Sehingga, ini jadi tantangan bagi pemuda Indonesia, yang siap untuk bermigrasi ke cara-cara baru di era Revolusi Industri 4.0 sehingga bisa bekerja lebih efektif, lebih efisien, dan lebih produktif, dengan situasi yang ada," ujar Siti dalam keterangannya, Kamis (19/8/2021).
Salah cara Menteri Siti untuk mengajak dengan menggelar, Lomba Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2021. Kegiatan ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK.
Lomba Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang telah memasuki tahun kedua ini menjaring banyak peserta, ide, dan juga gagasan dalam upaya perlindungan dan pengelolan lingkungan hidup, serta pelestarian hutan di Indonesia yang dicerminkan dengan tema 'Generation Restoration: Reimagine, Recreate, Restore'.
"Dengan banyaknya peserta yang menyampaikan hasil karyanya untuk dilombakan, Ini menjadi bukti bahwa kondisi pandemi Covid-19 tidak membatasi kreativitas masyarakat untuk memberikan kontribusi yang baik kepada lingkungan dan alam kita," tutur Siti.
Dalam kesempatan ini, Menteri Siti memberikan apresiasi kepada generasi muda pemenang Lomba Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2021.
"Tentu kita semua berharap untuk tetap selalu bersemangat dan terus peduli pada permasalahan lingkungan hidup, sebagai bagian kehidupan keseharian dan diantaranya penitng sebagia sistem penopang kehidupan atau life support system yang cukup vital bagi kehidupan manusia," imbuhnya.
Baca Juga: 46 Gajah Mati di Aceh, Ini Pemicunya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kriteria ASN Wajib Ikut Pelatihan Militer Komcad, Dapat Gaji dan Tunjangan Penuh
-
BRI Gelar Imlek Prosperity 2026, Hadirkan Pengalaman Eksklusif Sambut Tahun Kuda Api
-
PHK Buruh Mie Sedap Sedang Dimonitor Kemenaker
-
Mudik Lebaran 2026: 16,83 juta Orang Diprediksi Serbu Jawa Timur
-
Daftar Harga Kurs Dolar Hari Ini di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak 'Terbang' Dekati Level Tertinggi 7 Bulan
-
Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya
-
Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram
-
Petani Terancam, Wacana Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Bisa Ganggu Serapan Hasil Panen
-
Cetak Laba Rp68,11 Miliar, Emiten CASH Fokus di Sistem Pembayaran Digital