Suara.com - Di era new normal, Dafam mengadaptasi teknologi terkini untuk mengoperasikan pengelolaan manajemen hotelnya, hal ini merupakan salah satu strategi Dafam dalam menghadapi era digital.
Penggunaan sistem Cloud ini bertujuan untuk mengefisienkan kinerja perusahaan serta meningkatkan fleksibilitas kerja karyawan Dafam sendiri.
“Dengan Cloud, tim kami dapat mengoperasikan sistem pengelolaan hotel dari mana saja selama terakses internet," ujar CEO Dafam Andhy Irawan dalam keterangannya, Rabu (1/9/2021).
Diharapkan transformasi ini juga mampu mengadaptasi perubahan sesuai kebijakan pemerintah saat ini dan akan datang agar kantor kami tetap dapat beroperasi meski karyawan tidak ke kantor.
Dalam penerapan sistem berbasis cloud ini Dafam menunjuk JAWS sebagai unit bisnis digital Dafam untuk mampu berkoordinasi untuk mentransformasikan sistem pengelolaan hotel agar dapat diakses dimana saja kapan saja.
“Saat ini kami sudah mengintegrasikan sistem monitoring operasional 15 Hotel dari 24 Hotel yang dikelola Dafam, di akhir 2021 ini kami target selesai,” ujar Rizki T Susetiadi Direktur JAWS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?