Suara.com - PT Adaro Energy Tbk (Adaro) melalui program Adaro Berjuang untuk Indonesia memberikan dukungan 65 konsentrator oksigen dan 14.000 paket vitamin untuk Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan.
Presiden Direktur Adaro, Garibaldi Thohir menyerahkan secara langsung bantuan konsentrator oksigen dan paket vitamin kepada Bupati Tabalong H. Anang Syahfiani di RSUD Badaruddin Kasim Tabalong dan Bupati Balangan Abdul Hadi di RSUD Balangan.
Dukungan ini merupakan wujud komitmen Adaro untuk senantiasa hadir dan berperan aktif dalam membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.
“Adaro sangat memahami bahwa dukungan moril dan materiil akan sangat membantu penanganan pasien Covid-19. Karena itu kami berkomitmen untuk senantiasa hadir dan berperan aktif dalam membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Kali ini, dukungan kami wujudkan melalui alat konsentrator oksigen yang telah memenuhi kriteria kemudahan dalam penanganan pasien dan dapat menjaga semangat para tenaga kesehatan. Kami berharap unit konsentrator oksigen ini akan semakin melengkapi Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan lainnya dalam menangani pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen," kata Garibaldi ditulis Kamis (2/9/2021).
Menurut Garibaldi, alat ini akan sangat berguna terutama di wilayah yang jauh dari akses terhadap pemasok oksigen. Selain itu, paket vitamin semoga dapat membantu proses penyembuhan masyarakat yang terdampak dalam menjalankan isoman.
"Harapan kami, dukungan yang kami berikan ini dapat meringankan beban pemerintah dan masyarakat sehingga kita bisa segera melalui masa sulit ini bersama-sama," ucapnya.
Salah satu kebutuhan yang penting saat ini adalah ketersediaan oksigen untuk pasien Covid-19 dan vitamin untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19. Lonjakan jumlah pasien menyebabkan berbagai kondisi yang tidak diinginkan harus terjadi.
Untuk itu ”Adaro Berjuang Untuk Indonesia” senantiasa hadir berjuang bersama bangsa Indonesia untuk tetap tegar dan menjadi pemenang dalam menghadapi pandemi ini. Sebanyak total 40.000 paket masker & vitamin akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk membantu proses penyembuhan pasien.
Adaro bekerjasama dengan Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS) memberikan dukungan total 1000 konsentrator oksigen senilai Rp 12,6 miliar kepada Rumah Sakit dan Klinik yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.
Baca Juga: Adaro Salurkan 1000 Konsentrator Oksigen Senilai Rp 12,6 Miliar ke RS dan Klinik
Sebanyak 300 konsentrator oksigen didistribusikan ke 15 fasilitas kesehatan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang merupakan wilayah operasional Adaro.
Khusus pada hari ini, Adaro memberikan dukungan berupa 45 konsentrator oksigen dan 10.000 paket vitamin untuk Kabupaten Tabalong, serta 20 konsentrator oksigen dan 4.000 paket vitamin untuk Kabupaten Balangan.
Disamping mendistribusikan unit Konsentrator Oksigen, YSDS akan melakukan sosialisasi tata cara penggunaan, sehingga barang dipastikan dapat berfungsi secara optimal.
Adaro memastikan konsentrator oksigen ini memenuhi kriteria kemudahan dalam penanganan pasien yaitu mudah dipindahkan dan dibawa ke lokasi pasien,tidak perlu penanganan yang kompleks serta tidak perlu diisi ulang.
Sejak awal pandemi, Adaro telah bersinergi dengan berbagai pihak sejak bulan Maret 2020 antara lain melalui BNPB selaku Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (COVID-19) memberikan bantuan senilai total Rp 20 miliar.
Bantuan ini telah dimanfaatkan untuk mendukung pahlawan tenaga medis, yaitu para dokter, perawat hingga anggota TNI yang menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Bantuan tersebut juga dialokasikan untuk penyediaan 20 mobil ambulans yang membantu mobilisasi para pasien atau masyarakat yang terpapar COVID-19.
Adaro juga bekerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) dalam menyiapkan dan menyalurkan 100 Unit Ventilator COVENT-20 dan 40 emergency ventilator Dharcov-23S dari Dharma Group ke Rumah Sakit di Indonesia, menyediakan unit alat untuk tes laboratorium Covid-19 dan alat rapid test untuk beberapa rumah sakit, hingga memberikan bantuan ribuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis.
Di tahun 2021, Adaro kembali memberikan bantuan senilai total Rp 2,75 miliar kepada BNPB diperuntukkan bagi kegiatan operasional berupa insentif SDM tenaga kesehatan, operasional ambulans dan APD tenaga medis.
Sejak Maret 2020 sampai dengan 28 Februari 2021, mobil ambulans tersebut telah membantu pengantaran lebih dari 19.000 pasien secara gratis di Jabodetabek.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai
-
Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis
-
PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan
-
Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi
-
Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial
-
Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal
-
1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus