Suara.com - Saham PT Semen Baturaja (SMBR) dinilai masih memiliki prospek yang baik lantaran pemerintah diprediksi masih akan terus menggalakkan pembangunan nasional usai ekonomi negara pulih pasca pandemi COVID-19.
"Tentunya kebutuhan akan semen sebagai bahan dasar pembangunan dapat membuat permintaan akan semen SMBR bisa meningkat yang nantinya berimbas baik pada kinerjanya. Adanya sentimen positif ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja harga sahamnya," ujar Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada, Kamis (2/9/2021).
Reza mengatakan, merujukpada strategi perusahaan, saat ini SMBR terlibat dalam beberapa proyek pembangunan yang tengah dikerjakan.
Diantaranya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumsel 8 di Muara Enim dan pembangunan Jalan Tol Ruas Indralaya-Prabumulih.
Sebagai BUMN di wilayah Sumatera, perseroan mampu menjaga pertumbuhan penjualan untuk memenuhi permintaan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Kuartal I-2021, penjualan semen di Sumatera naik 22 persen menjadi 452.931 ton.
Selain itu, ada pula proyek-proyek swasta strategis di wilayah Bandar Lampung, Jambi, Kota Lampung Selatan, Lubuklinggau, dan sekitarnya.
Sepanjang semester I 2021 lalu, SMBR membukukan laba bersih senilai Rp2,65 miliar dibandingkan semester I 2020 yang rugi hingga Rp137,62 miliar.
SMBR meraih pendapatan senilai Rp763,63 miliar, naik 13,66 persen dibandingka periode yang sama tahun sebelumnya Rp671,82 miliar.
Pengamat Ekonomi Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet pun mengatakan bahwa prospek SMBR masih baik mengingat banyak proyek pembangunan yang akan digarap pemerintah.
Baca Juga: Dalam Tekanan, IHSG Dibuka Masuk Zona Merah ke Level 6.107
"Untuk SMBR saya kira juga masih prospektif dinilai dari kelanjutan rencana pembangunan infrastukur baik yang dilakukan pemerintah di tahun ini maupun di tahun depan," ujar Yusuf, dikutip dari Antara.
Menurut Yusuf, jika melihat dari kenaikan investasi pada kawasan industri di Indonesia dalam dua kuartal awal tahun ini, SMBR masih akan bisa mempertahankan kinerja positifinya pada semester II 2021 dan 2022 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan