Suara.com - Calon peserta seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) STMKG tahun 2021 diminta tidak mudah percaya dengan oknum-oknum yang menjanjikan untuk meloloskan peserta dan diterima di STMKG dengan iming-iming sejumlah uang.
"Kami pastikan itu adalah hoaks dan modus penipuan. Seleksi SKB ini dijamin dilaksanakan secara transparan, terbuka, jujur, dan kompetitif, dengan standar nasional yang sudah ditetapkan oleh MenPan RB dan BKN," ungkap Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, belum lama ini.
Ia juga memastikan, seluruh tahapan seleksi berlangsung fair dan terbuka. BMKG sendiri ingin mendapatkan SDM yang berkelas dan memiliki kerangka kerja dan integritas yang baik.
“Seleksi SKB ini merupakan tahap seleksi lanjutan dalam pelaksanaan seleksi PTB STMKG tahun 2021. Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang telah diumumkan oleh BKN, meloloskan peserta sebanyak 845 orang, untuk bisa ikut seleksi SKB,” terangnya.
Ia juga menambahkan, semua peserta bersaing dengan menunjukan kemampuan terbaiknya, sehingga seleksi SKB ini dapat dilalui dengan sukses dan lancar.
Proses seleksi menggunakan metode Computer Base Test (CBT) yang hasilnya dapat langsung diketahui oleh peserta, setelah selesai menjawab soal soal yang diujikan.
Setelah melalui seleksi ini, kata Dwikorita, masih ada beberapa tahapan seleksi lagi yang harus dilalui peserta, yaitu Tes Kesehatan, Tes Kebugaran, dan Wawancara.
Berita Terkait
-
BMKG Ramalkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir di Jatim
-
Prakiraan Cuaca BMKG 6 September Bogor-Depok
-
Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 6 September 2021
-
Prakiraan Cuaca BMKG 6 September 2021 Tangerang Banten: Waspada Hujan Siang dan Malam
-
Prakiraan Cuaca BMKG 6 September 2021 Pandeglang-Lebak Banten: Lebak Siang Hujan Lebat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar
-
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati
-
Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah
-
IHSG Meroket di Awal Pekan ke Level 8.300, 484 Saham Cuan
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Ditunda: Tunggu Presiden Pulang