- IHSG ditutup menguat 2,71 persen ke level 5.902 pada perdagangan Rabu, 10 Mei 2026 di Bursa Efek Indonesia.
- Penguatan indeks didorong oleh apresiasi investor terhadap kebijakan pemerintah, penurunan harga minyak, serta penguatan nilai tukar Rupiah.
- Seluruh sektor saham berakhir di zona hijau dengan peluang teknikal IHSG untuk menguji level psikologis di angka 6.000.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren kenaikan atau rebound hinga akhir perdagangan, Rabu, 10 Mei 2026. IHSG ditutup menguat 155,73 poin atau 2,71 persen ke level 5.902.
Analis Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa investor domestik mulai mengapresiasi langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas IHSG dan pasar keuangan Indonesia.
"Rebound IHSG berlanjut antara lain didukung oleh koreksi harga minyak mentah dunia serta penguatan nilai tukar Rupiah. Selain itu investor domestik mengapresiasi mulai adanya respon pemerintah menghadapi gejolak pasar modal Indonesia," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (10/6/2026).
Di pasar valuta asing, rupiah juga menunjukkan penguatan signifikan. Nilai tukar rupiah di pasar spot tercatat menguat 0,63 persen ke level Rp17.944 per dolar Amerika Serikat (AS).
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai peluang penguatan IHSG masih terbuka. Indeks berhasil bertahan di atas level rata-rata pergerakan lima hari (MA5) dan ditutup tepat di area MA10.
Selain itu, indikator Stochastic RSI masih bergerak naik di area pivot, sementara histogram MACD terus menyempit dan berpotensi membentuk pola golden cross yang umumnya menjadi sinyal awal penguatan lanjutan.
"Sehingga diperkirakan IHSG berpeluang menguji level psikologis di level 6.000," tulis Phintraco Sekuritas.
Sepanjang perdagangan, seluruh sektor saham berada di zona hijau. Sektor transportasi memimpin penguatan dengan kenaikan 4,51 persen, disusul sektor teknologi yang naik 4,37 persen dan sektor properti yang menguat 3,39 persen.
Data Perdagangan
Baca Juga: Tak Cukup Melek Digital, Gen Z Harus Kuasai AI untuk Investasi Saham
- Nilai transaksi: Rp31,45 triliun
- Volume transaksi: 42,27 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 3.007.459 kali
Top Value
- BBCA: Rp5.650 (+9,71 persen)
- TPIA: Rp1.810 (-7,42 persen)
- BBRI: Rp2.880 (+3,23 persen)
Top Volume
- BUMI: Rp144 (-1,37 persen)
- BIPI: Rp147 (+0,68 persen)
- BNBR: Rp105 (+8,25 persen)
Top Gainers LQ45
- BBCA: +9,71 persen
- INKP: +8,19 persen
- DEWA: +7,86 persen
Top Losers LQ45
- CUAN: -5,81 persen
- ANTM: -4,51 persen
- SCMA: -3,85 persen
Top Sektor
- Transportasi: +4,51 persen
- Teknologi: +4,37 persen
- Properti: +3,39 persen
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU
-
Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus
-
Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax
-
Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax
-
Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah
-
Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter
-
Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite
-
Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI
-
Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI
-
KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial