Suara.com - Sudah tidak dapat dipungkiri dalam kehidupan kita sehari-hari selalu berdampingan dengan internet. Hambatan mendapatkan internet pasti kita pernah alami selama ini.
Hal ini tentunya dapat menggangu kinerja kita untuk WFH ataupun SFH. Saat ini TravelWifi memberikan Garansi Lancar untuk menjamin kepuasan pelanggan.
“Garansi Lancar merupakan bukti kualitas TravelWifi kepada pelanggan. Kami sadar, internet merupakan backbone kehidupan kita yang sangat krusial saat ini. Sehingga, dengan Garansi Lancar, Unlimited Kuota & Multi Operator, kami pastikan pelanggan dapat terus terkoneksi ke internet dimanapun dan kapanpun tanpa hambatan dengan TravelWifi sebagai andalan,” kata Raditya Firman selaku CEO TravelWifi Indonesia dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021).
Garansi Lancar adalah program terbaru dari TravelWifi yang menjamin uang kembali 100% kepada pelanggan jika merasa tidak puas. Untuk masa berlaku Garansi Lancar dimulai ditanggal aktivasi pertama TravelWifi hingga maksimal 7 hari penggunaan.
Garansi Lancar berlaku jika pelanggan maksimal menggunakan modem dengan kuota terpakai dibawah 1 GB. Pengembalian dana akan mulai diproses setelah barang diterima di HQ TravelWifi dan dinyatakan tidak ada kerusakan.
Pelanggan akan mendapatkan dana kembali 100% serta uang deposit sesuai dengan nominal harga ketika menyewa modem TravelWifi.
TravelWifi dengan teknologi Multi Operatornya adalah solusi internet terbaik dimana saja di seluruh Indonesia. Meskipun saat ini sudah tidak WFH sepenuhnya, TravelWifi tetap dapat diandalkan dimanapun untuk bekerja bahkan hingga ke daerah pelosok.
Garansi Lancar, menjadi bukti komitmen TravelWifi untuk memberikan layanan terbaik bagi konsumennya.
"Pengembalian dana akan segera diproses setelah produk TravelWifi yang dikembalikan diterima dan memenuhi ketentuan syarat kebijakan garansi lancar dengan jangka waktu maksimal 7 hari kerja," pungkasnya.
Baca Juga: Diklaim Makin Baik, Kecepatan Internet Indonesia Kategori Paling Lemot se-Asia Tenggara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun