Suara.com - Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki mengatakan bahwa saat ini UMKM yang memasuki ekosistem digital hanya sejumlah 4,8 juta. Target pemerintah mencapai 30 juta UMKM untuk go digital pada 2024. Masih dibutuhkan sekitar 25,2 juta UMKM yang perlu dikejar untuk mencapai target go digital dari pemerintah.
Melihat hal tersebut, Ralali berinovasi ciptakan peluang baru lewat Ralali Solution Center. Dengan tekad membantu pemerintah capai 30 juta UMKM pada 2021, Ralali Solution Center ini berperan sebagai Trade Center Enabler, wadah bagi para pelaku usaha yang masih berjualan secara offline dapat bergabung menjadi seller Ralali, sehingga dapat memasarkan produknya secara online.
Ralali berikan solusi terbaik bagi pelaku usaha yang belum teredukasi dengan dunia digital, dapat mendaftarkan tokonya untuk bergabung dengan Ralali. Ralali Solution Center bantu wujudkan pelaku usaha offline untuk memiliki digital visibility.
“Ralali Solution Center merupakan perpanjangan tangan dari Ralali. Sebagai Trade Center Enabler, Ralali Solution Center akan bergerak mengakuisisi seller – seller offline untuk bertransformasi digital. Ralali terjun secara langsung dengan harapan dapat membawa dampak positif dalam memajukan perekonomian Indonesia lewat UMKM Go Digital," jelas Johannes Chang, selaku CCO atau Chief Commercial Officer dari Ralali dalam keterangannya, Kamis (16/9/2021).
Ralali Solution Center merupakan salah satu upaya untuk menggairahkan perekonomian Indonesia dengan mengajak para pelaku usaha offline untuk bergabung ke Ralali.
Sebagai trade center enabler, Ralali Solution Center berperan untuk mengaktivasi dan membantu bisnis offline Indonesia agar dapat bertahan di masa pandemi ini.
Ralali Solution Center hadir di LTC Glodok Hayam Wuruk , Jakarta Barat. LTC Glodok merupakan salah satu pusat perdagangan MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) terlengkap dengan perputaran lini bisnis B2B yang tinggi di dalamnya. Lebih dari 3.000 pelaku usaha menjual barangnya di LTC Glodok.
Ralali Solution Center menjembatani antara seller dengan corporate atau klien dari Ralali. Klien ataupun pembeli dapat merequest permintaan barang melalui RFQ (Request For Quotation), salah satu fitur unggulan dari Ralali.
Dengan begitu, permintaan barang dapat segera diteruskan kepada seller – seller dari LTC yang telah bergabung, sehingga pengadaan barang dapat lebih cepat dan mudah.
Baca Juga: Kabar Gembira bagi Pelaku UMKM di Bandung, Bupati Dadang Minta Hal Ini ke Perbankan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS
-
Pemerintah Akan Atur Status Karyawan PKWT dan Outsourcing di UU Ketenagakerjaan Baru
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?