Suara.com - Dana Moneter Internasional (IMF) melaporkan, dewan eksekutifnya akan bertemu untuk membahas laporan yang disiapkan bagi Bank Dunia terkait laporan Ketua IMF Kristalina Georgieva menekan staf untuk mengubah data, guna mendukung China saat menjabat sebagai CEO bank.
IMF menyebut, dewan setuju untuk segera bertemu lagi untuk diskusi lebih lanjut meski tidak menjelaskan lebih spesifik terkait hal ini.
"Dewan membahas pertimbangan Komite Etik sejauh ini dan memiliki pertukaran pandangan awal tentang laporan tersebut dan pernyataan Direktur Pelaksana sebagai tanggapannya," kata juru bicara itu.
Dewan menekankan "pentingnya untuk melakukan tinjauan menyeluruh, objektif, dan tepat waktu serta setuju untuk segera bertemu lagi untuk diskusi lebih lanjut," kata juru bicara itu.
Sebelumnya, Georgieva membantah tuduhan bahwa dia menekan staf Bank Dunia untuk mengubah data saat mempersiapkan laporan Doing Business 2018 tentang iklim bisnis negara.
“Biarkan saya menjelaskannya dengan sangat sederhana kepada Anda. Tidak benar. Baik dalam kasus ini, maupun sebelum atau sesudahnya, saya telah menekan staf untuk memanipulasi data,” kata Georgieva kepada staf IMF, menurut transkrip pertemuan yang diberikan kepada Reuters.
Laporan investigasi, yang disiapkan oleh firma hukum WilmerHale atas permintaan komite etika Bank Dunia, menemukan bahwa Georgieva dan pejabat senior Bank Dunia lainnya menerapkan “tekanan yang tidak semestinya” kepada staf untuk meningkatkan peringkat China dalam hal iklim bisnis.
Berita Terkait
-
5,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dan Sinopharm dari China Kembali Mendarat di Indonesia
-
Kasus COVID-19 Naik Lagi, China Tutup Tempat Mahyong Hingga Bioskop
-
Indonesia Kedatangan 5,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dan Sinopharm dari China
-
Antisipasi Kekosongan Stok, Indonesia Kembali Terima 5 Juta Vaksin Sinovac dari China
-
Bendung Serbuan Mobil Listrik Murah Asal China, Pabrikan Eropa Balapan Lahirkan Produk
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak