Suara.com - Pemerintah Inggris berencana untuk mengglontorkan dana dalam pembangunan pembangkit listrik baru bertenaga nuklir sebelum pemilihan 2024 sebagai bagian dari strategi Nol Emisi Karbon.
"Kami berusaha untuk menyetujui setidaknya satu lagi proyek nuklir skala besar dalam beberapa tahun ke depan untuk memperkuat keamanan energi dan menciptakan ribuan pekerjaan," kata juru bicara pemerintah dikutip dari Reuters, Senin (18/10/2021) pagi.
Krisis energi yang belakangan melanda dunia membuat Inggris mengantisipasi efek lebih panjang dan memperlihatkan kekurangan energi yang sangat bergantung pada bahan bakar tak terbarukan dan telah mendorong langkah London menuju pembangkit energi bersih dan terbarukan.
Situs Sizewell C, pembangkit listrik tenaga nuklir yang didukung oleh EDF Energy untuk Suffolk, Inggris timur, akan menjadi pilihan utama untuk mendapatkan pendanaan, laporan The Telegraph menambahkan, mengutip orang dalam pemerintah.
Awal bulan ini, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan Inggris bermaksud untuk menghasilkan "energi bersih" pada 2035 sebagai bagian dari tujuannya untuk mencapai nol emisi karbon.
Berita Terkait
-
Drama 5 Gol, Tottenham Hotspur Bungkam Tim Kaya Baru
-
Dilanda Krisis Energi, Inggris Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Sebelum 2024
-
Hasil Bola Tadi Malam: Juventus Hajar Roma, Barcelona Comeback
-
Kalah Lagi, Paul Pogba: Harus Ada yang Berubah dari Manchester United!
-
Intip Proses Pembaruan Patung Lilin Ratu Inggris
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman