Suara.com - Kertas menjadi isu lingkungan yang cukup krusial di tengah kerusakan lingkungan karena bahan baku utamanya yang berasal dari serat pohon.
Ide usaha kertas bekas juga dicanangkan untuk mengurangi limbah akibat penggunaan kertas yang berlebihan. Ide usaha kertas bekas bisa menjadi alternatif untuk menanggulangi dampak lingkungan akibat pemakaiannya yang berlebihan.
Ide usaha kertas bekas sebenarnya cukup beragam. Kumpulan kertas yang digunting seukuran korek api dan digulung bisa dimanfaatkan sebagai pelapis perkakas rumah tangga. Bahan-bahan yang biasa dilapisi kertas bekas antara lain tempat lampu, lampion, tas, dan kotak tisu.
Beragam jenis kertas bekas bisa dimanfaatkan, mulai dari koran, HVS,hingga kertas buram. Caranya pun cukup mudah, kamu tinggal menggunting kertas tersebut sesuai ukuran dan ketebalan kemudian gulung dengan volume yang sama.
Selebihnya, tempel gulungan kertas bekas tersebut dalam kerangka produk yang sudah disiapkan sebelumnya. Di sini kertas berfungsi sebagai bahan tambahan dan tidak bisa digunakan tanpa adanya bantuan dari bahan lainnya. Perajin juga perlu menyiapkan perkakas tambahan seperti gunting, lem, dan penggaris.
Kerajinan yang sudah dibuat bisa menghasilkan nilai ekonomi dengan dijual, baik dalam sebagai cenderamata, maupun oleh-oleh khas daerah.
Harganya juga cukup bersaing, mulai dari Rp30.000 hingga ratusan ribu rupiah. Di samping itu, membuat kerajinan dari bahan kertas yang bisa dijual bisa menjadi program pemberdayaan bagi masyarakat sekitar.
Membuat Bubur Kertas
Selain berwujud benda padat, kertas juga bisa diolah menjadi bubur kertas. Bubur kertas ini bisa mendatangkan nilai ekonomi dengan dibuat aneka kerajinan seperti patung dan hiasan dinding.
Baca Juga: Abrasi Laut dan Rusaknya Lingkungan, Bikin Petambak Garam di Pesisir Cirebon Menjerit
Cara membuat bubur kertas bisa dilakukan dengan mudah dalam skala rumah tangga. Caranya dengan memotong secara halus kertas-kertas bekas beragam jenis. Jika perlu untuk mendapatkan tekstur yang lebih halus bisa dilakukan dengan cara diblender. Jangan lupa campurkan air agar kertas cepat melunak.
Namun, perlu diingat bahwa takaran air tidak boleh terlalu berlebihan. Setelah kertas dirasa cukup halus, tambahkan tepung kanji secukupnya agar bubur kertas tetap menggumpal. Bubur kertas kemudian bisa dimanfaatkan untuk membuat patung atau kertas daur ulang yang bisa dijual.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Viral Cuitan Zero Deforestasi, Siti Nurbaya Disebut Menteri LHK Pro Perusak Lingkungan
-
Ide Usaha dari Limbah Kelapa, Mudah dan Menguntungkan
-
3 Ide Usaha Pakai Plastik Bekas Rumah Tangga, Bisa Jadi Inspirasi
-
Cara Menjadi Agen Tabung Gas Elpiji: Rincian Modal dan Syarat Lengkap
-
Ide Usaha dari Sampah Rumah Tangga, Bisa Dilakukan Modal Rp10 Ribu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah
-
Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen
-
Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T
-
Konflik AS-Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Dunia Kini Berbalik Melemah
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
BRI Catat 1,18 Juta Agen BRILink per Maret 2026, Tersebar di 66.450 Desa
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Anjlok, Kenapa Bawang Merah Masih Mahal?
-
Cara Cek Kelayakan KPR Online agar Pengajuan Aman, Praktis Tanpa Harus ke Bank
-
Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi
-
Apa Itu Inflasi, Deflasi, dan Stagflasi? Kenali Perbedaan serta Dampaknya