Suara.com - Surat persetujuan anggota bursa (SPAB) PT Citigroup Sekuritas Indonesia (CSI) resmi dicabut Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (10/11/2021).
Pencabutan SPAB ini disebabkan permintaan dari pihak Citigroup Sekuritas Indonesia sendiri, sebagaimana disampaikan melalui keterbukaan informasi, pengumuman yang ditandatangani oleh Direktur BEI, Kristian S. Manullang dan Laksono W. Widodo itu menyebutkan, sebelum pencabutan SPAB, telah ada permintaan suspensi (voluntary suspension) dari pihak Citigroup Sekuritas Indonesia.
Penghentian aktivitas perdagangan efek itu seperti diatur dalam ketentuan II.2.1 Peraturan Bursa Nomor III-G tentang suspensi dan pencabutan persetujuan keanggotaan bursa.
"Dengan ini diumumkan bahwa terhitung sejak sesi I perdagangan efek tanggal 9 November 2021, PT Citigroup Sekuritas Indonesia tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di bursa sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut," tulis BEI dalam laman resmi mereka.
Untuk informasi, Citigroup Sekuritas Indonesia adalah salah satu perusahaan sekuritas ternama dalam negeri yang didirikan pada 3 Juli 1989 silam.
Citigroup Sekuritas Indonesia telah mengantongi izin melakukan kegiatan usaha mulai dari perantara perdagangan efek hingga penjamin emisi efek.
Sejak 7 Juli 2010 Citigroup Sekuritas Indonesia menjadi anggota BEI berdasarkan Surat Persetujuan Anggota Bursa yang diterbitkan oleh PT Bursa Efek Indonesia Nomor SPAB-247/JATS/BEI.ANG/07-2010.
Pemegang saham Citigroup Sekuritas Indonesia yakni Citibank Overseas Investment Corp USA dan Gunawan Geniusahardja dengan persentase masing-masing sebesar 85% dan 15%.
Baca Juga: Lakukan Stock Split, Saham BBCA Mulai Hari Ini Seharga Rp 7.320
Berita Terkait
-
Dipakai Main Saham Emas, Tabungan Rp1 M Milik Pedagang Pasar Playen Terancam Tak Bisa Cair
-
Sepanjang Pekan Ini Rata-rata Transaksi Harian Bursa Anjlok 16,63 Persen
-
Investor Ritel Kuasai Pasar Modal, Menko Airlangga Dorong Anak Muda Punya Saham
-
Meski Ada Tapering Off The Fed, Pasar Modal Diramal Tetap Tumbuh
-
Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,03 Persen ke Posisi 6.591
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang