Suara.com - Marketplace memungkinkan semua orang membuka toko mereka sendiri. Bukan hanya brand dan perusahaan ternama, industri rumahan pun memiliki peluang untuk berkembang lewat toko online, salah satunya Lazada.
Sama seperti toko online lain, cara buka toko Lazada harus diawali dengan pembuatan akun. Setelah semua syarat terpenuhi, barulah kamu bisa memulai berjualan. Lima cara buka toko Lazada bisa mengikuti langkah-langkah berikut seperti dilansir dari situs resmi Lazada.
1. Masuk ke lazada.co.id atau klik lzd/menjadi seller.
2. Klik tombol Menjadi Seller.
3. Klik Daftar Menjadi Penjual Sekarang.
4. Isi data yang diperlukan dan geser untuk verifikasi.
5. Pastikan kamu sudah mengerti syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh Lazada sebelum mendftarkan toko kamu.
Syarat-Syarat yang Dibutuhkan
Sebelum melakukan langkah-langkah di atas, pastikan kamu menyiapkan dokumen berupa KTP dan buku tabungan dengan pemilik sama seperti nama KTP. Sementara jika yang ingin membuka toko online di Lazada adalah perusahaan, maka syarat-syarat yang perlu ditambahkan adalah izin usaha dan NIB, serta buku tabungan atau rekening koran sesuai dengan nama perusahaan atau nama penanggung jawab NIB. Dokumen-dokumen ini nantinya akan dimasukkan ke dalam sistem sebagai syarat.
Baca Juga: Febriani Intan, Satu-satunya Mitra Kurir Perempuan Pengemudi Van di Hub Lazada Jatake
Setelah toko onlinemu selesai dibuat, pekerjaan selanjutnya adalah mengelolanya. Kamu bisa mulai upload produkmu. Kamu bisa berjualan apa saja, mulai dari produk fashion, peralatan dapur, hingga perkakas mobil. Buat tokomu unik dengan menyediakan produk yang dibutuhkan oleh pembeli.
Agar toko online semakin menarik minat pembeli, kamu bisa melengkapinya dengan deskripsi detail mengenai produk. Jangan lupa siapkan foto produk dengan kualitas resolusi terbaik untuk menggaet minat pelanggan. Pastikan pula foto memenuhi kriteria agar bisa diupload dengan sempurna. Misalnya foto tersebut merepresentasikan produk baik dari warna, kualitas, dan bahan.
Kamu dapat memperkaya skill memotret yang baik bagi barang dagangan dengan belajar lewat kanal Youtube. Pastikan foto menggambarkan produk sesuai aslinya, baik secara pencahayaan kamera atau posisi saat memotret. Paduan skill digital ini bisa meningkatkan penghasilan meskipun dari rumah saja.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Viral Pisau Dijual Nyaris Rp 1 Miliar, Publik: Bisa Buat Memotong Silaturahmi
-
ZBRA Bakal Hadirkan Toko Online Berbasis Platform Digital Logistik
-
Beli HP Lewat Online Shop, Wanita Syok Pas Unboxing: Isinya Bebatuan
-
Tergiur Beli Emas Online Karena Bisa Untung Banyak, Pas Dicek di Toko Emas Auto Menyesal
-
Pemerintah Batasi Impor Produk di Shopee dan Lazada, Ini Kategorinya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi