Suara.com - Perusahaan asal Jepang yang sudah cukup lama berinvestasi di Indonesia, PT After Fit Indonesia kini tengah menjajaki proyek listrik tenaga surya dengan kapasitas 10 MW (Mega Watt) di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.
Disampaikan oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, beberapa daerah memiliki sumber potensi penghasil listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) yang bervariasi.
Salah satunya potensi energi dari angin atau bayu di Sulawesi Selatan sebesar 800-2.000 MW. Untuk tenaga surya, punya danau yang luas seperti Danau Tempe, demikian juga di bendungan.
"Jadi peluang di Sulawesi Selatan besar sekali, dan Sulawesi Selatan adalah tempat paling bagus untuk energi baru terbarukan. Karena kita di seluruh Indonesia yang paling besar," kata Andi Sudirman.
Rencana proyek ini renncananya akan dikawal langsung oleh Pemprov Sulawesi Selatan secara kebijakan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.
"Intinya kami support, yang paling penting bagi kami masyarakat memiliki penerangan," sebutnya.
Manager B2B Project PT After Fit Indonesia Kemas Aulia berharap pertemuan dengan Plt Gubernur Sulawesi Selatan menjadi awal tindak lanjut pengembangan pembangkit listrik tenaga surya atau energi terbarukan di provinsi tersebut.
Dari pertemuan ini ia mendapatkan beberapa rekomendasi untuk tempat dilakukan survei lokasi yang berpotensi.
"Beberapa daerah yang memiliki potensi yang besar di Sulawesi Selatan, di antaranya Maros, Pangkep, Jeneponto dan tempat lainnya. Mudah-mudahan kita follow up, ada realisasi yang baik untuk pemenuhan energi terbarukan di wilayah Sulawesi Selatan," ujarnya.
Baca Juga: Tak Ada Penonton di IBF 2021, Yuta Watanabe Sedih
Berita Terkait
-
Pebulu Tangkis Jepang Terharu Dapat Hadiah dari Greysia Polii
-
Perusahaan Asal Jepang Temui Andi Sudirman, Tertarik Bangun PLTS di Selayar
-
Sejarah hingga Penyebab Jepang Menyerah kepada Sekutu
-
3 Alasan Daging Wagyu Harganya Mahal yang Jarang Diketahui Oleh Publik
-
Tak Ada Penonton di IBF 2021, Yuta Watanabe Sedih
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan