Suara.com - Salah satu proyek DeFi, Evrynet telah bergabung dengan Stanford Future of Digital Currency Initiative (FDCI) sebagai anggota. Evrynet bergabung dengan anggota lain seperti IBM, Ripple, Celo, dan lainnya untuk membantu mengembangkan API mata uang digital universal. Selain itu, teknologi SPEEDEX akan digabungkan ke pertukaran desentralisasi hybrid Evrynet, Evry.Finance pada 2022.
Melalui SPEEDEX, Evry.Finance, serta jembatan lintas rantai, Evryhub, akan meningkatkan kecepatan transaksi mereka secara keseluruhan dan mencapai throughput teoretis hingga 100.000 transaksi per detik.
Dengan bergabung dengan FDCI Stanford, Evrynet bergabung dengan anggota lain Algorand Foundation, Celo, Polkadot, Ripple, IBM, dan Stellar Development Foundation.
Selain itu, Evrynet telah menunjuk Muharem Hrnjadovic sebagai Chief Technology Officer (CTO). Muharem sebelumnya telah mengisi peran CTO untuk Monetas (pengembang dompet blockchain yang berbasis di Swiss) dan Sygnum AG (bank aset digital pertama di dunia). Dia juga mantan senior software engineer untuk Kraken Digital Exchange.
Bersama dengan pimpinan teknis Sam Wong, dan anggota dewan penasihat Geoff Ramsayer, Evrynet akan memasuki fase pengembangan dan daya tarik berikutnya. Selain itu, Sam dan Geoff telah bekerja sama dengan Profesor David Mazieres dalam pengembangan teknologi SPEEDEX.
"Stanford Future of Digital Currency Initiative (FDCI) bekerja untuk memastikan API mata uang digital terbuka untuk inovasi dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Bagian penting dari ini adalah memungkinkan setiap orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi global dengan pijakan yang sama, terlepas dari mata uang asli mereka. SPEEDEX mengambil langkah besar ke arah ini dengan menyediakan pertukaran aset yang cepat, adil, dan efisien secara ekonomi di lapisan-1 dalam blockchain terdesentralisasi. Kami senang Evrynet telah menggunakan teknologi ini dan akan menerapkannya dalam pengaturan produksi,” kata David Mazieres professor of Computer Science Stanford University ditulis Rabu (17/11/2021).
Evrynet terus menarik perhatian dalam ruang blockchain dan dunia keuangan tradisional. Proyek ini bekerja dengan Profesor MIT terkemuka, Robert Townsend, untuk memperluas jangkauannya di dunia keuangan.
Evrynet menghadirkan infrastruktur yang diperlukan untuk pengembang dan bisnis yang ingin membangun aplikasi keuangan tersentralisasi dan terdesentralisasi (CeDeFi) melalui serangkaian layanan keuangan cerdas. Evrynet bermaksud untuk dapat dioperasikan dengan banyak ekosistem blockchain, memungkinkan inovasi berbagai produk keuangan, layanan, dan kasus penggunaan.
"Kebijaksanaan konvensional menyatakan bahwa satu-satunya jalan menuju skalabilitas blockchain terletak pada jaringan Layer-2; SPEEDEX, sebaliknya, menunjukkan bahwa adalah mungkin untuk membangun DEX yang dapat diskalakan yang berjalan langsung dalam mesin negara yang direplikasi. Dan dengan melakukan itu, SPEEDEX menghilangkan arbitrase internal, menjalankan front-run bebas risiko, dan memperlakukan pengguna dengan adil, terlepas dari akses mereka ke modal dan sumber daya komputasi. Saya sangat senang melihat Evrynet menerapkan teknologi berdasarkan SPEEDEX,” kata Geoff Ramsayer:
Baca Juga: Digital Asset Academy Resmikan Peluncuran Blockchain 5.0 Relictum.io
Awal tahun ini, Evrynet mengumpulkan US$7 juta dalam pendanaan swasta. Itu segera diikuti oleh tambahan US$8 juta tepat sebelum daftar token $EVRY pada 20 Oktober tahun ini.
Dana ini akan memungkinkan tim untuk melanjutkan peningkatan ekosistem Evrynet serta pengembangan fitur yang diperluas dari aplikasi DeFi untuk investor institusi. Aplikasi Evry.Finance akan berfungsi sebagai hybrid-DEX yang mendukung AMM/DMM, dengan buku pesanan offchain, perutean otomatis, dan penawaran aset sintetis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur Meroket, Maksimal 13 Persen
-
Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat
-
Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen
-
Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi
-
Jadi Merger, Danantara Hanya Kelola 3 BUMN Karya pada Semester II-2026
-
Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa
-
Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi
-
Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga
-
Harga BBM Nonsubsidi Naik atau Tidak? Bahlil Buka Suara
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global