Suara.com - Sebagai BUMN yang bergerak di bidang sosial, PT TASPEN (Persero) terus mengoptimalkan sinergitas dengan berbagai pihak demi memberikan pelayanan yang terbaik.
Sinergi ini diwujudkan TASPEN dengan menjadi satu-satunya perwakilan negara Indonesia dalam acara Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) yang dilaksanakan secara hybrid di Jeju, Korea Selatan oleh Government Employee Pension Service (GEPS) Korea pada 22-23 November 2021.
“TASPEN selalu memberikan apa yang peserta butuhkan untuk kemudahan layanan. Banyak inovasi berkelanjutan yang sudah TASPEN lakukan di tahun 2021, terutama selama masa pandemi Covid-19. Inovasi-inovasi digitalisasi layanan ini adalah sebuah bentuk dari Continuous Improvement TASPEN untuk selalu memberikan yang terbaik untuk para peserta,” kata Direktur Utama TASPEN A.N.S Kosasih ditulis Kamis (25/11/2021).
CEO of GEPS Hwang Seo Chong dalam kata sambutannya memberikan apresiasi tertinggi atas kehadiran para profesional dan peserta GEPS. Dengan kegiatan Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) 2021 ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para negara-negara di Asia untuk menjalin hubungan baik, memahami tren terbaru reformasi pengelolaan jaminan sosial ASN, menemukan penyelesaian masalah bersama-sama dan menerapkan strategi terhadap keberlanjutan sistem pembayaran pensiun ASN terutama di tengah situasi pandemi Covid-19.
Kegiatan ini turut dihadiri para profesional untuk berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalamannya, antara lain, CEO GEPS Korea Hwang Seo Chong, Prof. Mukul G. Asher dari University of Singapore, Prof. Cho Young Tae dari Seoul National University, Direktur Utama PT TASPEN (Persero) A.N.S. Kosasih, Director GPF Thailand Pisut Sampatanukul, Director KWAP Malaysia Muhamad Hafiz Abas dan Executive Vice President GSIS Philippines Nora M. Malubay.
Kegiatan ini dimulai dengan upacara pembukaan yang dilanjutkan dengan dua sesi pemaparan presentasi oleh para profesional. Setelah itu forum dilanjutkan dengan sesi ketiga di Kantor Pusat GEPS dengan agenda rapat tertutup.
TASPEN merupakan BUMN yang mengelola Jaminan Sosial bagi para ASN dan Pejabat Negara di seluruh Indonesia dengan 4 program unggulan yang terdiri dari Program Tabungan Hari Tua (THT), Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian.
Memiliki pengalaman lebih dari 58 tahun, TASPEN terus melakukan Inovasi Layanan untuk kemudahan para pesertanya, dan tetap fokus dalam melayani ASN, Pejabat Negara, dan Non ASN pada Instansi Pemerintah.
Selama masa pandemi, TASPEN menerapkan layanan digital untuk memudahkan peserta, salah satunya dengan menghadirkan digital otentikasi. Layanan ini memungkinkan peserta melakukan otentikasi melalui smartphone dan mengambil hak pensiun langsung melalui ATM.
Baca Juga: ASN Diminta Sukarela Mundur Sebagai Penerima Bansos, DPR: Jika Tidak Sanksi Menanti
Untuk menghindari penularan COVID-19, TASPEN meluncurkan layanan TASPEN PESONA (Tanggap Andal Selamatkan Pensiunan dengan Pelayanan Bebas Corona), yakni layanan berbasis daring yang meliputi TOOS (Taspen One-hour Online Service), layanan E-Klim, Tcare, dan Otentikasi Digital.
Lebih lanjut, peserta pensiunan dapat mengakses layanan TASPEN melalui e-klim.taspen.co.id dan tcare.taspen.co.id untuk mengunduh formulir klaim, mengajukan pertanyaan, dan keluhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina