Suara.com - Kini para pelaku UMKM di seluruh Indonesia khususnya para Sahabat SiCepat tidak perlu lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses permodalan. Saat ini SiCepat resmi bekerjasama dengan salah satu platform Fintech Peer to Peer Lending yang sudah terdaftar dan berizin di OJK, Pinjam Modal.
Kerja sama ini resmi ditandatangani oleh kedua belah pihak oleh Murwanto, COO SiCepat Ekspres dan Herman Handoko, CEO Pinjam Modal.
SiCepat Ekspres sebagai salah satu perusahaan jasa ekspedisi asli Indonesia menyadari akan adanya masalah dan kebutuhan modal usaha bagi para pelaku UMKM terutama para member SiCepat yang biasa disebut Sahabat SiCepat.
Melihat pentingnya kebutuhan modal bagi para pelaku UMKM, SiCepat memanfaatkan peluang kerja sama dengan Pinjam Modal melalui program BONUS (Bantuan Modal untuk Usaha).
“Melalui program ini, member SiCepat atau Sahabat SiCepat, serta UMKM dapat mengajukan pinjaman secara online ke Pinjam Modal melalui Aplikasi SiCepat Ekspres. Kerja sama ini tentunya membuka kesempatan bagi program-program fintech lainnya yang semakin memudahkan para Sahabat SiCepat dan UMKM”, ujar The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres ditulis Sabtu (11/12/2021).
Imam Sedayu, Chief Commercial Officer SiCepat Ekspres menjelaskan bahwa para pelaku UMKM harus pandai mencari informasi sebanyak-banyaknya dan tidak takut untuk mencoba.
SiCepat Ekspres telah menghadirkan inovasi dan kemudahan untuk para mitra UMKM melalui produk layanan. SiCepat juga secara aktif memberikan beberapa pelatihan online bersama dengan online shop berpengalaman.
Para pelaku usaha juga dimudahkan dengan WhatsApp Business SiCepat Klik agar tidak perlu mengantar paket ke gerai, karena adanya layanan pick-up. Terlebih lagi, kini SiCepat Ekspres semakin menambah kemudahan untuk para pelaku UMKM yakni dengan Pinjam Modal agar para pelaku UMKM dapat terus menjalankan usahanya tanpa keterbatasan modal.
Pinjam Modal sebagai salah satu perusahaan Fintech lokal yang juga merupakan anak perusahaan dari PT BFI Finance Indonesia, hadir sebagai solusi bagi seluruh UMKM di Indonesia yang membutuhkan akses permodalan.
Baca Juga: Syarat UMKM untuk Bisa Mendaftar Secara Online Agar Dapat Akses Bantuan
Pinjam Modal berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada Pelaku UMKM untuk dapat bertumbuh, berkembang dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di seluruh Indonesia.
Kerjasama yang dilakukan Pinjam Modal bersama dengan SiCepat ini memiliki tujuan yang sama yakni untuk memberikan fasilitas permodalan yang aman dan terpercaya bagi para Sahabat SiCepat. Dengan maraknya pemberitaan perihal pinjol ilegal yang meresahkan, Pinjam Modal hadir sebagai Fintech legal resmi yang akan membantu para UMKM dalam memenuhi kebutuhan modal usaha.
“Kami berharap kemitraan antara SiCepat dan Pinjam Modal sebagai fintech resmi yang berizin di OJK semakin memperkuat inklusi keuangan digital di Indonesia, khususnya Sahabat SiCepat dalam hal permodalan.” Imbuh Herman Handoko, CEO Pinjam Modal.
Dalam perjanjian kerja sama yang dilakukan ini, Sahabat SiCepat akan mendapatkan akses permodalan yang mudah. Saat ini, untuk jumlah plafond pinjaman, para Sahabat SiCepat bisa mendapatkan fasilitas tambahan modal usaha hingga 50 juta rupiah.
“Untuk proses peminjaman, para Sahabat SiCepat bisa melakukan pinjaman melalui fitur pinjaman yang tersedia khusus di Aplikasi SiCepat dan untuk selanjutnya dapat mengikuti arahan yang tersedia pada aplikasi tersebut. Sesuai dengan tagline kami, ‘Ketika Semua Jadi Mudah’ hal ini benar-benar kami terapkan dalam kerjasama ini sebagai bentuk dukungan kami kepada pelaku usaha di Indonesia agar produk-produk mereka semakin dikenal oleh masyarakat,” ujar The Kim Hai.
Dengan resminya kerjasama yang terjalin antara kedua perusahaan ini, tentunya menambah harapan bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk dapat tetap menjalankan bisnisnya dan pantang menyerah di tengah badai Pandemi Covid-19 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN